Los Angeles (ANTARA News) - Aktor Sylvester Stallone meminta publik agar membiarkan jiwa anaknya tenang.

Pernyataan itu keluar ditengah hiruk-pikuk pemberitaan kematian anaknya, Sage Stallone, di media.

"Sage adalah putra pertama kami dan pusat semesta kami. Dengan rendah hati saya meminta agar semua membiarkan jiwa anak saya tenang dalam damai," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Ketika orang tua kehilangan anaknya, tidak ada penderitaan yang lebih besar. Untuk itu, saya memohon agar semua menghormati kenangan anak saya yang berbakat dan berbelas kasih pada ibunya tercinta, Sasha," tambahnya.

Sage merupakan anak lelaki Stallone dan istri pertamanya Sasha Czack. Pasangan itu bercerai pada 1985 setelah menikah selama 10 tahun.

Sage Stallone ditemukan tewas Jumat lalu di kediamannya di Hollywood. Petugas pemeriksa jenazah Los Angeles melakukan otopsi Minggu lalu namun hasil dan penyebab kematian belum bisa dirilis sebelum ada toksikologi dan tes lainnya.

Juru bicara petugas pemeriksa jenazah Los Angeles mengatakan petugas Los Angeles Police Department (LAPD) menjaga keamanan kasus ini untuk mencegah kebocoran informasi.

Juru bicara LAPD mengatakan detektif dari departemen perampokan-pembunuhan dikerahkan namun tidak ada tanda-tanda pembunuhan.

"Tidak ada bukti bekas paksaan atau trauma di tubuhnya," kata Letnan Andy Neiman. "Pada saat ini, kasus berada di tangan petugas pemeriksa namun divisi perampokan-pembunuhan menjaga yuridiksi bila ada perubahan akibat temuan petugas pemeriksa," tambahnya.

Sage Stallone muncul di beberapa film. Kemuculannya yang paling diingat adalah pada film "Rocky V" tahun 1990 bersama ayahnya. Ia memerankan anak Stallone, Rocky Balboa Jr.

Ia juga tampil bersama ayahnya pada "Daylight" tahun 1996. Ia berperan sebagai narapidana sementara ayahnya menjadi pahlawan yang berusaha keluar dari bencana terowongan runtuh di New York.
(nta)