Rabu, 17 September 2014

KPK tangkap dua hakim Tipikor

Jumat, 17 Agustus 2012 15:36 WIB | 3.169 Views
KPK tangkap dua hakim Tipikor
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua orang hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan satu orang yang diduga sebagai penghubung.

"Sekitar pukul 10.00, KPK bersinergi dengan Mahkamah Agung telah berhasil melakukan operasi tangkap tangan terhadap tiga orang, dua di antaranya adalah hakim ad hoc Tipikor," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pada konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat.

Penangkapan tersebut dilakukan di lapangan parkir Pengadilan Negeri Semarang. Nilai suap yang menjadi barang bukti berjumlah lebih dari Rp100 juta, jelas Bambang.

"Nama yang ditangkap adalah KM (Kartini Marpaung) dan HK (Heru Kusbandono), keduanya adalah hakim ad hoc Tipikor yang juga mantan pengacara, serta SD (Sri Dartuti) yaitu orang yang mempunyai hubungan dengan orang yang perkaranya sedang diperiksa pengadilan Tipikor Semarang," ungkap Bambang.

Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung yang juga Juru Bicara MA Djoko Sarwoko yang hadir dalam jumpa pers tersebut menjelaskan, bahwa salah satu hakim tersebut ditempatkan di Pontianak.

"KM adalah hakim ad hoc Tipikor perempuan angkatan pertama yang diterima pada 2009 sedangkan HK adalah hakim ad hoc angkatan ketiga yang ditempatkan di Pontianak," jelas Djoko.

Djoko mengaku terkejut dengan penangkapan HK tersebut. "Saya juga terkejut, mengapa hakim ad hoc di Pontianak juga ngobyek di Semarang, hal ini menjadikan kredibilitas lembaga semakin buruk," tambah Djoko.

Penangkapan hakim ini bukan yang pertama kali dilakukan KPK.

Sebelumnya KPK menangkap hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara DKI Jakarta, hakim niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan hakim Pengadilan Hubungan Industrial di Pengadilan Negeri Bandung, Imas Dianasari.

(D017/Y008)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga