Selasa, 16 September 2014

Rusia akan terima kapal selam rudal balistik

Sabtu, 18 Agustus 2012 00:08 WIB | 18.027 Views
Rusia akan terima kapal selam rudal balistik
Salah satu kapal selam dengan rudal balistik nuklir milik Rusia. Kapal selam bertenaga nuklir yang bisa meluncurkan peluru kendali nuklir lintas benua terbesar Rusia adalah kelas Typhoon, di antaranya The Red October, yang digerakkan teknologi sistem propulsi caterpillar. (www.armscontrol.ru)
Moskow (ANTARA News) - Kapal selam terbaru bersenjata rudal balistik milik Rusia (SSBN) kelas Project 955 Borey bernama Yury Dolgoruky, akan diberikan kepada armada Angkatan Laut Rusia pada September 2012. Rusia sedang meningkatkan lagi kapasitas angkatan bersenjatanya.

"Penyerahterimaan secara resmi kapal selam Yury Dolgoruky kepada Kementerian Pertahanan akan berlangsung pada September 2012," kata sumber dari perusahaan pembuat kapal laut United Shipbuilding Corporation pada Jumat (17/8).

Sebelumnya Angkatan Laut Rusia menyatakan kapal selam itu mulai beroperasi pada Juli dan diundur Agustus. Kapal selam Yury Dolgoruky telah merampungkan sejumlah latihan kelautan termasuk penembakan rudal balistik Bulava pada Desember 2011.

Saudara kapal tersebut, kapal Alexander Nevsky, akan melakukan uji coba peluncuran rudal Bulava lebih lanjut pada November 2012 sebagai bagian pelatihan dari negara.

Kapal selam kelas Borey akan menjadi andalan Pasukan Strategis Penangkal Nuklir Angkatan Laut Rusia untuk menggantikan sejumlah kapal kelas Project 667 atau NATO Delta 4. Kapal selam itu sebanyak delapan unit.

Sementara itu, Kepala Armada, Laksamana Viktor Chirkov, mengatakan kapal selam jenis pemburu sekelas Project 885 Yasen, Severodvinsk, juga direncanakan beroperasi pada akhir 2012.

"Yasen sedang menjalani uji coba yang berkaitan dengan program. Kami berharap kapal tersebut dapat beroperasi pada 2012," jelas dia.

Beberapa media asal Rusia sebelumnya telah menyatakan bahwa pengoperasian kapal selam akan ditunda hingga 2013 karena masalah pada penggerak bertenaga nuklir.

United Shipbuilding Corporation telah menegaskan kapal tersebut akan beroperasi sesuai jadwal dan tidak ada masalah yang ditemukan.

(B019)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga