Rabu, 24 September 2014

Gerilyawan Suriah serang-balik pasukan udara Bashar

Sabtu, 1 September 2012 21:49 WIB | 5.643 Views
Gerilyawan Suriah serang-balik pasukan udara Bashar
Dokumen foto seorang anggota Tentara Pembebasan Suriah membidik senjatanya ke udara sementara asap membubung dari truk tanki bahan bakar yang terkena rudal yang ditembakkan dari pesawat jet tempur di distrik Bab al-Nayrab, Aleppo, Suriah, Minggu (26/8).(REUTERS/Youssef Boudlal)
Beirut (ANTARA News/Reuters) - Gerilyawan melancarkan serangan balik terhadap Angkatan Udara --yang kian diandalkan Presiden Bashar al-Assad-- dan merebut instalasi pertahanan udara dan menyerang satu bandar udara militer di Suriah timur, Sabtu, kata satu kelompok pemantau.

Serangan di Provinsi penghasil minyak Deir az-Zor di Suriah timur itu dilakukan setelah serangan gerilyawan terhadap bandar udara militer di daerah Aleppo dan Idlib, dekat perbatasan dengan turki.

Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang menghadapi aksi perlawanan 17-bulan yang telah menewaskan 20.000 orang, telah kehilangan kendali atas daerah pedesaan di bagian utara, timur dan selatan negerinya dan telah mengerahkan helikopter bermeriam dan jet tempur untuk menundukkan semua musuhnya.

Pemboman udara tersebut telah memicu gelombang baru pengungsi ke negara tetangga Suriah, sehingga menghidupkan kembali seruan Turki bagi pembentukan "zona penyangga" di wilayah Suriah. Namun seruan itu ditolak oleh Dewan Keamanan PBB, yang terpecah, dan oleh negara Barat --yang enggan menyampaikan komitmen bagi pasukan militer yang diperlukan guna menjamin zona semacam itu.

Gerilyawan di Deir az-Zor menguasai bangunan pertahanan pada Sabtu pagi, menyandera sedikitnya 16 orang dan merebut sejumlah roket anti-pesawat, kata Rami Abdulrahman dari Observatorium bagi Hak Asasi Manusia, yang berpusat di Inggris, demikian laporan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu malam.

Rekaman video yang diunggah di Internet oleh gerilyawan memperlihatkan perwira dan prajurit yang ditangkap oleh gerilyawan dan tayangan stasiun televisi Al Arabiya memperlihatkan apa yang dikatakannya adalah roket dan amunisi yang direbut dalam serangan itu.

Abdulrahman mengatakan gerilyawan juga menyerang pangkalan udara militer Hamdan di Albu Kamal, dekat perbatasan timur Suriah dengan Irak, tapi tak berhasil menerobosnya.

Serangan tersebut dilancarkan tiga hari setelah gerilyawan menyerang pangkalan udara Taftanaz di Provinsi Idlib, tempat mereka mengatakan beberapa helikopter dirusak. Gerilyawan juga mengatakan mereka telah menembak-jatuh satu jet tempur dan satu helikopter pekan lalu.
(Uu.C003)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga