Selasa, 23 September 2014

Polda Jambi data ulang senpi anggota

Kamis, 13 September 2012 02:32 WIB | 2.372 Views
Jambi (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Jambi menyatakan akan mendata ulang senjata api yang dipinjampakaikan kepada anggotanya.

"Jadi tidak ada itu kabar kalau Polda Jambi akan menarik senjata api (senpi) yang dipinjampakaikan pasca-insiden almarhum Brigadir Saifudin," ujar Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah kepada wartawan di Jambi, Rabu.

Menurut dia, pendataan itu untuk mengetahui secara pasti senpi yang harus dikembalikan dan senpi yang harus dipinjamkan kepada jajaran Polda Jambi.

Kalaupun ada penarikan, kata dia, itu tidak dilakukan terhadap seluruh senpi yang ada di tangan seluruh anggota, melainkan hanya sebagian saja.

"Sebab, tidak mungkin senpi yang dipinjampakaikan kepada anggota ditarik semua," katanya.

Almansyah mengatakan, tidak hanya pendataan ulang, Polda Jambi juga akan melakukan pembinaan rohani dan psikologi terhadap anggota yang memegang senpi. Pembinaan tersebut, juga dilakukan terhadap ibu ibu Bhayangkari di Polda Jambi.

"Proses pembinaan seperti ini sudah dilakukan seperti di Polres Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur," tambahnya.

Pasca meninggalnya Brigadir Polisi Saifudin yang juga anggota Sat Intel Polresta Jambi pada Jumat (7/9) lalu sempat beredar informasi apabila Polda Jambi akan menarik senpi anggota. Hanya saja hal itu dibantah pihak Polda Jambi.

Peristiwa bunuh diri Brigadir Saifudin terbilang mengagetkan, karena nekad menembakkan senjata api ke arah kepalanya sendiri.

Aksi nekad Brigadir Saifudin bahkan berada di lingkungan Mapolresta Jambi yakni di depan kantor Satlantas Polresta Jambi, tepatnya di ruang tunggu pembuatan SIM.

(KR-BS/S023)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga