Selasa, 21 Oktober 2014

DIY tetapkan UMK lebih tinggi dari KHL

| 4.196 Views
id umk diy, lebih tinggi dari khl, sri sultan hb x
DIY tetapkan UMK lebih tinggi dari KHL
Sri Sultan Hamengku Buwono X (ANTARA)
Upah minimun kabupaten/kota (UMK) di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lebih tinggi dari kebutuhan hidup layak (KHL) hasil survei dewan pengupahan kabupaten/kota."
Yogyakarta (ANTARA News- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan besaran upah minimum kabupaten/kota di wilayah itu pada 2013 lebih tinggi dari survei kebutuhan hidup layak.

"Upah minimun kabupaten/kota (UMK) di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lebih tinggi dari kebutuhan hidup layak (KHL) hasil survei dewan pengupahan kabupaten/kota," kata Sultan usai rapat koordinasi dengan bupati dan wali kota, di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia rencananya surat keputusan (SK) Gubernur DIY mengenai penetapan UMK 2013 akan diterbitkan pada 20 November 2012. Hal itu dilakukan karena penetapan UMK paling lambat pada 20 November 2012.

"SK itu diterbitkan setelah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY melakukan koordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah DIY," katanya.

Ia mengatakan sebelumnya pemerintah kabupaten/kota telah mengajukan usulan besaran UMK kepada gubernur setelah masing-masing dewan pengupahan melakukan survei KHL.

Kota Yogyakarta menetapkan KHL Rp1.041.846,43 dan mengusulkan UMK Rp981.000, Kabupaten Sleman menetapkan KHL Rp1.024.464,42 dan mengusulkan UMK Rp975.000, Kabupaten Bantul menetapkan KHL Rp965.391,08 dan mengusulkan UMK Rp970.000.

Kabupaten Gunung Kidul menetapkan KHL Rp920.832,09 dan mengusulkan UMK Rp924.000, dan Kabupaten Kulon Progo menetapkan KHL Rp952.596,87 dan mengusulkan UMK Rp 920.000.

Setelah rapat koordinasi, tiga kabupaten bersedia menyampaikan hasil kesepakatan besaran UMK 2013, yakni Kabupaten Sleman mnetapkan UMK sebesar Rp1.026.000, Kabupaten Bantul menetapkan UMK Rp993.000, dan Kabupaten Kulon Progo menetapkan UMK Rp954.000.

Dua wilayah lain yakni Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunung Kidul belum bersedia menyampaikan besaran UMK 2013, tetapi berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi UMK di kedua wilayah itu juga lebih tinggi dari survei KHL. (ANT)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga