Solo (ANTARA News) - Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mulai tahun akademik 2011/2012 membuka Program Doktor untuk program studi (prodi) Penciptaan dan Pengkajian Seni karena era globalisasi semakin ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang juga berkaitan dengan bidang seni.

Rektor ISI Surakarta, Prof DR T. Slamet Suparno, S.Kar, MS, mengemukakan hal itu dalam wisuda Sarjana dan Magister di Pendapa ISI Surakarta, Rabu.

Ia mengemukakan, mahasiswa lulusan ISI Surakarta yang masih ingin melanjutkan studi lebih tinggi bisa meneruskannya di kampus ini pula, dan mulai tahun akademik 2011/2012 dibuka Program Doktor.

Sementara itu, ia pun mengemukakan, kepada wisudawan yang tidak melanjutkan studi, yang sebentar lagi terjun ketengah-tengah masyarakat untuk mengimplementasikan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki.

Mahasiswa yang terjun di tengah-tengah masyarakat hendaknya mengedepankan dalam setiap kehidupan dengan kesabaran untuk membela kebenaran dan keadilan, jangan mudah minta tolong kepada orang lain, karena jika hal itu merupakan hal yang akan memperlemah tekad dan semangat.

Membina hubungan baik dan saling menghormati sesama umat manusia dan lingkungan, menurut dia, agar kegiatan yang dilakukan khususnya dalam mengembangkan seni dapat berjalan lancar.

"Jika saudara-saudara menjadi pejabat mohon tidak berkelakukan sebagai penguasa, maka kekuasaan yang dilakukan dengan kekerasan akan dikalahkan dengan kehalusan budi," demikian Slamet Suparno.

Mahasiswa yang diwisuda saat ini, baik dari Program Sarjana dan Magister tercatat sebanyak 73 orang, terdiri dari Seni Karawitan delapan orang, Seni Tari 21 orang, Etnomusikologi tiga orang, Kriya Seni tujuh orang, Televisi dan Film lima orang, Seni Rupa Murni dua orang, Desain Interior tujuh orang dan Penciptaan dan Pengkajian Seni 20 orang untuk Magister.
(U.J005/B/I006/I006) 15-02-2012 12:40:53

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar