Sabtu, 2 Agustus 2014

FSPMI : mayoritas pengusaha Bekasi taati UMK 2012

Senin, 20 Februari 2012 06:26 WIB | 2.921 Views
Cikarang, Bekasi (ANTARA News) - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat mayoritas perusahaan di wilayah setempat menjalankan komitmennya membayar upah 2012 sesuai kesepakatan.

"Pascakeputusan bersama tiga pihak antara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan aliansi Buruh Bekasi Bergerak pada Januari lalu, sudah 80 persen perusahaan dari total sekitar 4.800 perusahaan menjalankan kesepakatan sesuai UMK 2012," ujar pengurus FSPMI Kabupaten Bekasi, Bayu Silitonga, di Cikarang, Minggu.

Menurut dia, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak patuh terhadap kesepakatan itu. Sebab, dirinya meyakini bahwa sebenarnya pengusaha mampu membayar upah tersebut bila mengedepankan kesejahteraan buruh bukan keuntungan semata.

"Bahkan ada salah satu perusahaan kecil yang memproduksi alat kantor yakni CV Imko di Kawasan Industri Hyundai yang sanggup membayar 500 karyawannya dengan upah Rp1,7 juta per orang," katanya.

Pihaknya bersyukur sejauh ini belum ada pihak mana pun yang mengajukan penangguhan atas putusan UMK 2012 di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui perusahaan mana yang tidak menyanggupinya.

"Pada akhir Februari 2012, kita akan umumkan ke publik melalui media massa perusahaan yang nantinya membayarkan UMK 2012 dan yang belum," kata Bayu.

Dikatakan Bayu, sejumlah pengusaha ada yang sengaja memasang spanduk dukungan atas realisasi UMK 2012 di bagian pagar atau lokasi strategis lainnya sebagai upaya antisipasi perilaku anarkis dari kelompok buruh tertentu.

"Namun, spanduk itu bukan jaminan bahwa perusahaan tersebut memang telah melaksanakan kewajibannya membayar UMK 2012. Sehingga kami tetap akan data," ujarnya. (ANT)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga