ilustrasi Personil militer mengibarkan bendera di atas kapal selam saat latihan perang Velayat-90 oleh Angkatan Laut Iran di Selat Hormuz, Iran selatan. (FOTO AREUTERS/IIPA/Ali Mohammadi)

Berita Terkait
Teheran (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi pada Selasa mengatakan Iran tidak akan menghentikan pembangunan angkatan laut negaranya.

Pernyataan Vahidi tersebut menanggapi keberadaan armada angkatan laut Iran di Laut Mediterania atau Laut Tengah yang dikeluhkan Israel, demikian IRAN-OANA melaporkan.

Dia mengatakan pihaknya telah meningkatkan kekuatan dari pasukan angkatan laut Iran meski negara itu menghadapi sanksi selama 30 tahun terakhir.

Vahidi mengatakan kehadiran kapal perang Iran di Laut Tengah untuk kedua kalinya menunjukkan rencana serius Iran untuk mempertahankan kehadiran di perairan internasional.

Oleh karena itu, lanjut dia, wajar jika Israel dan negara lainnya ketakutan dengan kekuatan Iran tersebut.

Menteri itu juga menambahkan keberhasilan Iran melewati terusan Suez sebanyak dua kali menunjukkan tidak efektifnya sanksi terhadap Iran.

Sejumlah media melaporkan, kapal-kapal perang Iran telah memasuki wilayah Laut Mediterania melalui Terusan Suez. Kapal tersebut adalah kapal perusak Shadid Qandi dan kapal pasokan Kharg. Belum bisa dipastikan tujuan kapal-kapal tersebut.

Ini merupakan kedua kalinya kapal-kapal perang Iran melintasi Suez, sejak negara itu menjadi republik Islam pada 1979 lalu.

(Uu.I025/A023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar