Jumat, 24 Oktober 2014

Pabrik busa di Medan terbakar

| 2.762 Views
id kebakaran medan, pabrik busa
Pabrik  busa  di  Medan terbakar
Beberapa warga, berusaha memadamkan api yang membakar pabrik di Kecamatan Medan Polonia, Sumut, Selasa (6/3) malam. (FOTO ANTARA/Irsan Mulyadi)
Medan (ANTARA News) - Satu bangunan pabrik busa atau tempat pembuatan kasur vegas yang berlokasi di Jalan Starban Kelurahan Polonia Medan, Selasa malam, terbakar.

Diperkirakan dua warga setempat mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat di kota itu.

Seorang saksi mata warga Staraban, Ardianto (42), di lokasi kejadian mengatakan, hingga pukul 21.30 WIB kebakaran tersebut belum padam.

Petugas dengan belasan mobil Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran milik Pemkot Medan terus bekerja ekstra keras menjinakkan kobakaran api yang mulai "menjilati" rumah-rumah penduduk yang bersebelahan dengan pabrik yang terbakar.

Selain itu, arus listrik terpaksa diputuskan PT PLN Cabang Medan untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini meluasnya kobaran api membakar rumah-rumah warga yang tidak berapa jauh dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, puluhan petugas Satlantas Polresta Medan, pertugas Pangkalan TNI-AU Medan juga siaga di setiap persimpangan jalan untuk menjaga keamanan dan arus lalu lintas yang mengalami kemacetan.

Ardianto mengatakan, saat terjadi kebakaran secara tiba-tiba itu, mobil Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran Pemkot Medan datang bergerak dengan cepat.

Namun, upaya petugas pemadam kebakaran untuk mematikan api terkendala karena pabrik busa itu berbatasan dengan landasan pacu Bandara Polonia Medan.

Petugas pemadam harus menggunakan selang air panjang untuk menyemprotkan air di atas bangunan yang terbakar tersebut.

Aparat dari Kelurahan dan Kecamatan Medan Polonia juga ikut turun tangan untuk menjinakkan api yang terus membumbung tinggi itu, kata Ardiato.

Sementara itu, dua warga yang mengalami luka-luka saat ikut membantu menjinakkan api itu, belum diketahui identitasnya.

Kedua warga yang luka itu diduga akibat terjatuh dan dibawa dengan menggunakan mobil Ambulan ke salah satu rumah sakit di Medan, kata Ardianto.

Salah seorang warga Polonia Medan, Ulul (43) mengatakan, kebakaran terjadi secara tiba-tiba sehingga pemilik pabrik busa tidak dapat menyelamatkan barang-barangnya dan hanya bisa pasrah karena api terus membumbung tinggi membakar bangunan miliknya.

Dia mengatakan, pemilik pabrik yang dibantu masyarakat ikut menyiramkan api untuk menjaga agar tidak meluas ke rumah-rumah penduduk yang cukup padat di lokasi kebakaran tersebut.

Dalam bangunan tersebut diduga banyak terdapat bahan berupa kimia sehingga api seperti meletup-meletup dan mengeluarkan bau asap yang menyengat ke hidung.

Pemantauan di lokasi kejadian, beberapa penduduk mengeluarkan dan membawa perabotan rumah tangga ke luar rumah.

Apalagi, dinding pabrik yang terbuat dari beton yang cukup tinggi itu, sudah kelihatan hampir roboh karena terus dibakar api.

Infomasi yang dihimpun di lapangan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran yang terjadi Selasa malam itu.Di lokasi kejadian puluhan petugas kepolisian Polresta Medan kelihatan berjaga-jaga.

(T.M034/S023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca