Senin, 15 September 2014

Wanita Jepang jadi pemanjat tertua gunung Everest

Sabtu, 26 Mei 2012 06:08 WIB | 4.641 Views
Jakarta (ANTARA News) - Wanita asal Jepang berumur 73 tahun, Tamae Watanabe, dengan penuh antusias dan gairah, mengejutkan sejumlah orang dengan menaklukan puncak Gunung Everest atau yang juga dikenal sebagai Gunung Qomolangma pada 19 Mei.

Watanabe dinyatakan sebagai "Wanita Tertua yang Memanjat Gunung Everest" oleh Guinness World Record pada Jumat di ibu kota Nepal, Kathmandu.

Organisasi pendakian, Asian Trekking, yang bermarkas di Kathmandu mengatas-namakan Kepala Editor Guinness World Record, Craig Glenday, menyerahkan salinan penghargaan kepada Watanabe.

Penghargaan yang asli akan diberikan setelah Watanabe kembali ke Jepang, demikian lapor Kantor Berita Xinhua dari Kathmandu, Nepal, yang dikutip pada Jumat (25/5).

Sebelumnya dia pernah mendaki Gunung Everest pada 2002 saat berumur 63 tahun.

Watanabe mengatakan kepada media, Jumat, bahwa dia merasa "ketuaan" saat mendaki puncak tertinggi di dunia tersebut melalui sisi wilayah Tibet.

"Saya merasa perubahan iklim telah membuat dampak buruk di Pegunungan Himalaya karena salju meleleh, angin berhembus kencang dan suhu yang lebih hangat," kata dia yang menyatakan kekhawatirannya atas dampak pemanasan global di Nepal.

Dia menambahkan secara teknis pendakian dari sisi Tibet lebih sulit.

"Mungkin jalurnya sulit, atau mungkin saya yang telah tua," jelas dia.

Wanita yang sebelumnya bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Prefektur Yamanashi mengatakan bahwa dia selalu memiliki rasa cinta dan ketertarikan kepada pegunungan karena dia tinggal di dekat Gunung Fuji.

Pada 2005, Watanabe pernah mengalami cedera punggung parah sehingga menunda dia menaklukan puncak Gunung Everest selama beberapa tahun.

Kendati demikian, setelah mendapat saran yang baik dari doktor dan fisiknya kembali sehat, dia memutuskan untuk menaklukan puncak Everest kembali.

Ketika dia bercerita tentang kecintaannya terhadap pemanjatan, Watanabe mengatakan dahulunya dia sering mendaki di sekitar kota kelahirannya dan akhirnya menginspirasi dirinya untuk memanjat gunung.

Watanabe yang belum menikah dan mengisi masa pensiun dengan bekerja di dapur kebunnya mengatakan keluarga mendukung dirinya dan memberi kekuatan dalam mencapai Gunung Everest.

Dokter Olahraga, Dr. Ajaya Rana, kepada Xinhua mengatakan bahwa umur tidak menjadi kendala bagi seseorang untuk menaklukan puncak pegunungan.

"Itu tergantung bagaimana tubuh seseorang menyesuaikan dengan iklim. Meskipun berumur muda, namun jika tidak bisa menyesuaikan maka bisa mengalami masalah `kaget` ketinggian yang akut," jelas Rana.

Sebagai pendaki yang sangat ambisius, Watanabe telah memanjat lebih dari sepuluh pegunungan di dunia, dengan enam diantaranya berketinggian di atas 8.000 meter.

Kisah pendakiannya dimulai pada 1992 dengan pendakian pertamanya adalah memanjat pegunungan di perbatasan antara China dan Nepal.

Bulan Mei, merupakan waktu terbaik untuk memanjat Gunung Everest karena kondisi cuaca bagus sehingga amat menolong dalam pendakian pegunungan tertinggi di dunia itu.

Sebelumnya, orang tertua yang mendaki Gunung Everest adalah pria asal Nepal berumur 76 tahun, Min Bahadur Sherchan, yang mendaki puncak pada 2008.

Sedangkan untuk pendaki termuda berumur 13 tahun bernama Jordan Romero dari California, Amerika Serikat yang berhasil menaklukan puncak Everest pada 2010.

Hingga saat ini sudah 4.000 orang yang berhasil mendaki Gunung Everest.

Jalur Pegunungan Himalaya membentang dari timur ke barat atau dari negara Bhutan, Nepal, hingga Pakistan dengan China berada di utara jalur tersebut.

Di sekitar wilayah Himalaya banyak terdapat danau yang terbentuk dari sungai lelehan es di pegunungan Himalaya seperti danau Pangong Tso, danau yamdrok Tso, danau Gurudogmar, danau Tsongmo serta danau Tilicho.

Untuk puncak tertinggi di pegunungan Himlaya sendiri ada dua yaitu Puncak K2 dengan ketinggian 28.250 kaki atau sekitar 8.610 meter dan Puncak Everest yang berketinggian 29.035 atau setara dengan 8.849 meter.

Wanita pertama yang berhasil mendaki hingga ke puncak K2 bernama Wanda Rutkiewicz asal Polandia pada 1986 dimana puncak berhasil didaki untuk pertama kalinya pada 1954.

Sementara itu wanita pertama yang berhasil menaklukan Gunung Everest adalah Junko Tabei asal Jepang pada 1975 dengan penaklukan pertama pada 1953.
(B019/

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga