Selasa, 16 September 2014

China desak Iran kooperatif terhadap IAEA

Jumat, 8 Juni 2012 16:57 WIB | 3.552 Views
China desak Iran kooperatif terhadap IAEA
Presiden China Hu Jintao termasuk yang menentang kebijakan negara-negara Barat memberlakukan sejumlah sanksi kepada Iran.(Reuters/Liu Jin)
Beijing (ANTARA News) - Presiden China Hu Jintao mendesak Iran untuk bersikap kooperatif serta "fleksibel dan pragmatis" terhadap Badan Pengawas Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency /IAEA).

Pernyataan itu disampaikan Presiden Hu Jintao saat menerima Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Beijing, Jumat.

Presiden Hu Jintao menegaskan dengan sikap koperatif persoalan nuklir Iran akan dapat diselesaikan dengan cara damai.

China merupakan salah satu anggota kelompok P5+1 yang terdiri atas Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman. Kelompok negara itu telah melakukan beberapa kali perundingan dengan Iran, terakhir pada Mei di Baghdad.

Pertemuan yang digelar antara kelompok P5+1 hingga kini belum mencapai kesepakatan dan kemajuan berarti sehingga embargo minyak Uni Eropa diberlakukan terhadap Iran mulai berlaku 1 Juli.

Sebelumnya Presiden Hu Jintao dan mitranya Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan sikap mereka bahwa nuklir Iran harus diselesaikan secara damai melalui dialog.

Negara-negara Barat dan Israel menduga Iran sedang berusaha membuat satu bom di balik program nuklir sipilnya, tuduhan yang berulang-ulang dibantah Teheran.
(R018)







Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga