Rabu, 22 Oktober 2014

Google maps memotret dunia dengan ransel

| 8.535 Views
id google maps, apple, grand canyon, everest
Google maps memotret dunia dengan ransel
Hasil rekaman peta Google sangat prima dan mendekati nyata, seperti tersaji pada ilustrasi ini. (ilustrasi)
... Banyak tempat di luar sana yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki...
Jakarta (ANTARA News) - Tidak ada tempat di bumi yang tidak terjangkau Google Maps dengan menggunakan mobil dan pesawatnya. Sekarang, mereka pakai tas berkamera untuk merekam setiap tempat, mulai dari kedalaman hutan sampai gang-gang sempit di kota.

Tas kamera ini dibawa berjalan kaki dan mampu merekam seluk beluk wilayah yang tidak terekam pesawat dan mobil Google. Tentu saja dengan perangkat ini Google dapat memotret dan memetakan setiap tempat  mulai dari dasar Grand Canyon hingga puncak Everest.

Beragam kampanye telah memperingatkan risiko pelanggaran privasi di area publik oleh Google dan rivalnya, Apple. Kedua perusahaan ini bersaing membuat peta tiga dimensi dan meluncurkan pesawat untuk memotret jalan dan rumah-rumah.  

Pesawat ini beroperasi di wilayah Inggris tanpa lisensi khusus atau izin. Google juga menggunakan mobil Street View untuk mengumpulkan foto level mata manusia.

Ketika produk ini diluncurkan Apple, pengguna iPhone dan komputer dapat mengakses peta tiga dimensi dengan resolusi yang tinggi dan jarak dengan obyek hanya beberapa inchi saja.

Google menyebut ini dengan Street View Trekker yang dipersiapkan setahun ini. Berat tas ini sekitar 18 kilogram dan kamera 15MP, satu memori di dalamnya, dan baterai yang cukup untuk berjalan beberapa hari. Kamera ini dapat merekam semua obyek di sekeliling pemakai tas.

"Banyak tempat di luar sana yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki," kata perusahaan Amerika ketika peluncuran perangkat ini seperti dilansir Daily Mail.

"Trekker mengatasi masalah tersebut dengan memotret tempat-tempat indah seperti Grand Canyon dan semua orang dapat melihatnya," tambah dia.

Google baru membuat sedikit perangkat ini dan belum berpikir akan menambah jumlahnya ke depan nanti. Perusahaan internet raksasa ini berharap peta 3D dapat mencover semua kota dengan 300 juta penduduknya akhir tahun ini.

Beberapa hari lalu, Apple telah meluncurkan peta saingan Google Maps versi tiga dimensi dan tampilan kota-kota besar dunia. Dan ketika ditanya mengenai privasi, perusahaan ini berkata bahwa peta ini dapat digunakan siapa saja dengan data seketika diambil dari iPhone untuk memonitor keadaan kota. (ans)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga