Sabtu, 30 Agustus 2014

Rupiah melanjutkan pelemahan

Kamis, 14 Juni 2012 10:05 WIB | 3.169 Views
Rupiah melanjutkan pelemahan
Petugas teller menumpuk mata uang rupiah, di Bank Permata, Jakarta. (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Jakarta (ANTARA News) - Mata uang rupiah terhadap dolar AS Kamis pagi melanjutkan pelemahan sebesar 38 poin merespon penurunan peringkat utang Spanyol tiga tangga.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah 38 poin menjadi Rp9.468 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.430 per dolar AS.

Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis mengatakan, lembaga pemeringkat Moody's yang memangkas peringkat utang Spanyol sebanyak tiga tangga dari A3 menjadi Baa3 menambah sentimen negatif di pasar keuangan.

"Pemangkasan itu terkait dengan rencana peminjaman senilai 100 miliar euro (126 miliar dolar AS) sebagai dana talangan kepada perbankan Spanyol," kata dia.

Rencana itu, lanjut dia, menambah beban utang yang semakin memperlemah ekonomi. Rasio utang Spanyol pada 2011 lalu masih disekitar 62 persen dari produk domestik bruto (PDB), diperkirakan naik menjadi 90 persen dari PDB tahun 2012.

"Imbal hasil Spanyol 10 tahun naik menjadi 6,75 persen pada lelang kemarin, Fitch juga memangkas peringkat utang Spanyol 3 tingkat dari A menjadi BBB," katanya.

Meski demikian, kata dia, lelang deposit valas pertama BI kemarin dinilai berhasil, dengan jumlah penawaran yang masuk senilai 1.615 juta dolar AS.

"Dari jumlah itu berhasil diserap sebesar 700 juta dolar AS dengan rincian 550 juta dolar AS untuk tenor tujuh hari dan 150 juta dolar AS untuk tenor 14 hari," katanya.

Ia menambahkan, lelang direncanakan dilakukan secara rutin. Penempatan pada fasilitas valas BI itu dapat menambah pasokan likuiditas valas di dalam negeri.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga