Rabu, 3 September 2014

Mendengkur bisa berakibat fatal

Jumat, 22 Juni 2012 13:04 WIB | 3.368 Views
Mendengkur bisa berakibat fatal
(istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Tidur mendengkur atau mengorok sering dianggap normal padahal dapat berakibat fatal.

Mendengkur menjadi pertanda adanya kelainan pada saluran pernapasan seseorang, bahkan dapat berakibat lebih serius seperti obstructive sleep apnea (OSA).

OSA adalah kelainan yang disebabkan oleh proses bernapas yang terganggu pada saat tidur, dan kelainan ini mampu menyebabkan tekanan darah seseorang mendadak menjadi tinggi, sehingga tidak jarang penderita tiba-tiba mengalami serangan stroke pada saat tidur.

Professor dari medikal klinis di Montefiore Medical Center, New York City, Robert Ostfeld, MD, mengatakan bahwa gejala-gejala yang paling terlihat bagi penderita OSA adalah mendengkur pada saat tidur dan terbangun dengan perasaan lelah.

Berdasarkan data yang dikutip dari Health.Com, kelainan pada saat tidur ini juga dapat memicu risiko penyakit jantung.

Orang yang mengalami kegendutan atau obesitas memang cenderung mengalami OSA, namun hal ini tidak berarti orang kurus tidak mengalaminya.
(M048)

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga