Selasa, 21 Oktober 2014

Alex-Nono bersilaturahmi ke KH Hasyim Muzadi

| 2.113 Views
id pilkada dki 2012, pasangan alex-no, silaturahmi mantan ketua pbnu hasyim muzadi
Alex-Nono bersilaturahmi ke KH Hasyim Muzadi
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 6 Alex Noerdin (kiri) dan Nono Sampono (kanan). (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin-Nono Sampono bersilaturahmi ke pondok pesantren Al-Hikam Depok, Jawa Barat, kemarin. Mereka diterima langsung oleh KH Hasyim Muzadi selaku pengasuh pondok pesantren tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, menyebutkan bahawa pertemuan Alex dengan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu  bukan hal baru. Sebab, keduanya telah lama mempunyai hubungan dekat. Bahkan, saat Alex tampil di Pemilukada Sumatera Selatan lalu, KH Hasyim Muzadi adalah salah satu tokoh yang memberikan dukungan penuh kepadanya.

Menurut Alex, dirinya mempunyai hubungan dekat dengan keluarga besar NU, baik di tingkat nasional maupun lokal Sumatera Selatan. "Saya sudah lama dekat sama Kiai Hasyim," katanya.

Dalam tradisi NU, kata  Alex, bersilaturahmi ke kiai dan ulama selalu dilakukan setiap warga nahdliyin. "Makanya, di Pilgub DKI ini, saya perlu bersilaturahmi ke Kiai Hasyim pula, meskipun beliau sebenarnya tidak punya hak pilih di Pemilukada DKI, karena beliau warga Depok," katanya.

Terlepas dari pertarungan di Pemilukada DKI, kunjungan Alex tersebut juga didasari keinginannya melihat langsung pondok pesantren Al-Hikam yang dirintis KH Hasyim Muzadi dalam beberapa tahun terakhir. "Saya ingin melihat ponpes Al-Hikam Depok secara langsung," ujarnya.

Sebelum mendirikan pondok pesantren Al-Hikam di Depok, Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) itu telah mendirikan pondok pesantren dengan nama yang sama di Malang, Jatim, yaitu Al-Hikam.

Sementara itu, Nono Sampono mengatakan, berkunjung ke kiai telah menjadi tradisinya sejak lama.

"Saya adalah warga NU yang berasal dari Madura, maka ketika mau mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI, saya perlu bersilaturahmi ke kiai," katanya.

Lebih lanjut, Nono mengatakan, sebagai orang asli Madura, ia juga mengagumi Gus Dur sebagai ulama dan guru bangsa dikenal luas di penjuru dunia.

"Gus Dur adalah ulama dan tokoh besar yang pernah dimiliki bangsa ini. Pemikiran dan gerakannya tentang kebangsaan sungguh luar biasa, dan membuat dunia mengaguminya, termasuk saya. Jasa beliau sangat besar untuk bangsa ini," katanya.

Apalagi, kata Nono, ketika Gus Dur menjadi presiden RI, ia punya hubungan yang cukup dekat dengan cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari tersebut. "Saya pernah mendampingi beliau sebagai Wakil Komandan Paspampres, saat beliau menjabat sebagai Presiden," tuturnya.
(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca