Sabtu, 25 Oktober 2014

PPDB perdana Bekasi diminati calon siswa

| 3.249 Views
id Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sekolah negeri, Operator PPDB SMAN 6 Kota Bekasi, Kosasih, jalur online, program bina lingkungana, jalur prestas
Kami memprediksi lonjakan jumlah pendaftar akan terjadi pada hari terakhir pendaftaran, Sabtu (5/7)."
Bekasi (ANTARA News) - Pelaksanaan perdana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah negeri di Kota Bekasi, Jawa Barat, ramai diminati orang tua calon siswa, Senin.

"Kami memprediksi lonjakan jumlah pendaftar akan terjadi pada hari terakhir pendaftaran, Sabtu (5/7)," ujar Operator PPDB SMAN 6 Kota Bekasi, Kosasih, di Bekasi.

Menurut dia, sedikitnya 341 pendaftar telah memasukkan berkas kelengkapannya ke sekolah yang terletak di Kecamatan Jatiasih ini.

Jumlah tersebut belum termasuk oranng tua calon siswa yang hanya sekedar memantau situasi peringkat nilai.

"Sebanyak 236 calon siswa mendaftar di jalur online, 100 orang melalui program bina lingkungan, dan lima lainnya melalui jalur prestasi. Namun yang datang sebenarnya lebih banyak lagi karena ada yang baru sekadar menanyakan informasi dulu," katanya.

Menurut Kosasih, orang tua yang belum menyerahkan berkas pendaftaran putra-putrinya kebanyakan masih memantau pergerakan nilai terendah di sekolah tujuannya. Hal tersebut dilakukan agar mereka tidak salah pilih sehingga nama anaknya tereliminasi.

"Tahun lalu, nilai terendah di sekolah ini sebesar 33,95.

Dengan daya tampung sebanyak 396 kursi di sembilan kelas, jumlah pendaftar pada hari pertama belum memenuhi kuota yang tersedia," katanya.

"Kalau tahun lalu, justru sampai membengkak dari semestinya hanya ada sembilan kelas jadi 13 kelas. Bisa demikian karena peminat jalur bina lingkungan membeludak," katanya.

Menurut dia, seleksi pendaftar dari jalur bina lingkungan akan diperketat pelaksanaannya. Pembobotan dilakukan sesuai petunjuk teknis yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

"Makin dekat tempat tinggalnya dengan sekolah, makin besar pula bobot yang didapat. Maksimal berada dalam kecamatan yang sama, itu pun bobotnya sudah makin kecil," katanya.

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga