Sabtu, 30 Agustus 2014

Bandara Samarinda Baru jadi momentum bangkitnya Kaltim

Selasa, 3 Juli 2012 04:28 WIB | 5.110 Views
Samarinda (ANTARA News) - Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan, Santoso Eddy Wibowo, mengatakan keberadaan Bandara Samarinda Baru (BSB) dapat dijadikan momentum kebangkitan pengembangan Provinsi Kaltim, terutama Samarinda yang sebagai ibu kota provinsi.

"Samarinda sudah merasakan pengalaman pahit soal keberadaan bandara, yakni Bandara Temindung yang begitu dibangun langsung banyak pemukiman di sekitarnya," ujar Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan, Santoso Eddy Wibowo, saat meresmikan pembangunan Gedung Terminal BSB di Samarinda, Senin (2/7).

Dilanjutkan, padatnya pemukiman di Bandara Temindung itu membuat keberadaan bandara tidak dapat dikembangkan, pasalnya selain lahan yang sempit juga membahayakan keselamatan karena padatnya pemukiman penduduk.

Belajar dari pengalaman itu, katanya, maka keberadaan BSB yang saat ini masih dalam tahap pembangunan itu, tata ruangnya harus dimankan, jangan sampai begitu bandara jadi, kemudian banyak warga yang membangun pemukiman di sekitarnya.

Hal ini menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda yang dibantu oleh Pemprov Kaltim, sehingga pemerintah setempat agar secepatnya membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang larangan warga membangun kawasan pemukiman penduduk di sekitar BSB.

Menurut dia, sesuai dengan koridor ekonomi Kalimantan yang ditetapkan sebagai pusat pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional, maka transportasi menjadi sektor yang sangat vital dalam perkembangannya.

Terkait dengan itu, infrastruktur berupa sarana dan prasarana memegang peranan penting dalam mendukung terwujudnya kesuksesan program pusat di daerah.

Di Kalimantan Timur terkenal banyak sungai, sehingga keberadaan bandara sangat penting, terlebih saat ini masyarakat lebih memilih transportasi udara karena lebih efektif dan efisien.

Dia juga berharap agar BSB cepat selesai, sehingga Bandara Temindung yang memang sudah tidak layak itu dapat segera pindah ke BSB yang terletak di Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara tersebut.

Jika BSB tuntas, lanjutnya, maka Samarinda akan memiliki bandara representatif sekelas yang dimiliki ibu kota provinsi lainnya. Hal ini akan berdampak positif terhadap perkembangan moda transportasi udara di Indonesia, khususnya di Kaltim dan Kalimantan.

(KR-GFR/A041)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca