Pekanbaru (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memastikan bahwa pelaksanaan kualifikasi Piala AFC terbebas dari asap karena wilayah Riau berpeluang mengalami hujan ringan-sedang hingga beberapa hari ke depan.

"Untuk prakiraan cuaca hari ini hingga beberapa hari ke depan, sebagian besar wilayah Riau berpotensi hujan ringan-sedang. Kondisi ini akan mengurangi jumlah titik api akibat kebakaran hutan atau lahan gambut," kata analis BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi kepada ANTARA di Pekanbaru, Rabu.

Dengan demikian, menurut dia, sejumlah event di Pekanbaru termasuk Piala Asian Football Confederation (AFC) akan bebas dari asap.

Ia menjelaskan, peluang hujan yang hampir merata di sejumlah wilayah Riau khususnya bagian Tengah, Barat dan sebelah Utara disebabkan pembelokan massa udara dari selatan menuju utara.

Dengan pembelokan angin tersebut, kecepatan angin juga turut melemah dan menyebabkan pertumbuhan awan vertikal bagus.

"Kondisi ini kemudian menyulut pembentukan awan-awan hujan di sejumlah wilayah Riau, terutama untuk Riau bagian tengah, barat dan utara," katanya.

Pembelokan angin ini, kata dia, sebenarnya juga telah terjadi atau memberi dampak potensi hujan di Riau sejak beberapa hari terakhir dan diprediksi akan bertahan hingga beberapa hari ke depan.

Akibatnya, kata Slamet, titik panas atau "hotspot" di daratan Riau terus mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, lanjutnya, pada Selasa (3/7) di daratan Riau tidak terdeteksi kemunculan titik panas alias nihil.

Kondisi nihil titik api demikian, menurutnya memberi dampak positif dimana kemunculan kabut asap yang sempat terjadi dapat ternetralisasi dengan sendirinya.

"Jadi untuk Piala AFC yang dimulai 5 Juli besok, dipastikan Riau khususnya Pekanbaru masih terbebas dari kabut asap," katanya.
(FZR/N002)