Selasa, 2 September 2014

Pemkab Jembrana seleksi ketat perusahaan penyalur naker

Kamis, 5 Juli 2012 12:46 WIB | 1.692 Views
Negara (ANTARA News) - Pemkab Jembrana, Bali, memberlakukan seleksi ketat terhadap perusahaan penyalur tenaga kerja (naker) ke Jepang, agar naker bersangkutan mendapatkan jaminan pekerjaan dan penghasilan yang layak.

"Untuk perusahaan penyalur yang berada di Jepang, kami konsultasikan dulu ke Komjen Jepang soal kredibilitas perusahaan tersebut," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Kesos Jembrana, I Ketut Wiaspada, Kamis.

Sementara untuk penyalur di dalam negeri, Wiaspada mengatakan, pihaknya juga minta jaminan terhadap keberadaan naker selama di negara tujuan saat perusahaan penyalur minta rekomendasi ke dinasnya.

Ia mengungkapkan, kebijakan ini dilakukan selain untuk memproteksi naker, juga belajar dari pengalaman sebelumnya dimana banyak naker di Jepang asal Jembrana yang kabur dari perusahaan tempatnya bekerja.

"Saya dengar naker bersangkutan merasa tertekan karena sering dimintai uang jasa oleh penyalurnya yang di Jepang. Makanya kalau ada penyalur dari Jepang minta naker, kami koordinasikan dulu dengan konjennya," ujar Wiaspada.

Yang terbaru, salah satu penyalur naker di Jepang yang dipimpin Miyake minta enam orang naker dari Jembrana untuk dipekerjakan di perusahaan otomotif Mitsubhisi.

Terkait permintaan ini, Wiaspada mengaku, pihaknya sudah bertanya ke Konjen Jepang tentang perusahaan penyalur naker milik Miyake tersebut.

"Konjen Jepang mengatakan, perusahaan penyalur naker ini bagus sehingga permintaannya langsung kami sanggupi," kata Wiaspada.

Agar prosesnya lebih cepat, Pemkab Jembrana menjalin kerjasama dengan perusahaan penyalur naker di dalam negeri.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga