Sabtu, 1 November 2014

Sopir truk mengantre dua hari di Merak

| 3.434 Views
id antrean truk, pelabuhan merak, banten, penyeberangan merak-bakauheni
Sopir truk mengantre dua hari di Merak
Macet Panjang Ribuan truk yang akan menuju Sumatera terjebak kemacetan panjang di KM-82 Tol Cilegon Barat atau sepanjang 19 kilometer hingga kedalam Dermaga Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (5/7). Kemacetan terjadi akibat makin berkurangnya kapal roro karena banyak yang mogok sementara jumlah truk makin meningkat sehingga pihak PT ASDP mengeluarkan himbauan agar truk pengangkut produk industri menggunakan pelabuhan lain. (FOTO ANTARA/Asep Fathulrahman)
Pemerintah harus segera turun tangan, kalau seperti ini terus kami jadi tersiksa
Cilegon (ANTARA News) - Para sopir truk pengangkut berbagai kebutuhan pokok dari Jawa tujuan Pulau Sumatera, sudah menginap sekitar dua hari dalan antrean di Tol Tangerang-Merak untuk menunggu giliran masuk ke pelabuhan penyeberangan di Banten itu.

"Kemungkinan kami harus menunggu selama dua hari lagi untuk bisa masuk ke Pelabuhan Merak. Kami di sini sudah dua hari," kata Hapsari, salah seorang sopir truk pengangkut barang kelontong saat ditemui di tol Tangerang-Merak KM 96 di Cilegon, Jumat.

Ia mengatakan, situasi tersebut memaksanya harus memenuhi kebutuhan makan dan minum seadanya yang dijajakan para pedagang asongan di jalan tol. Bahkan karena antrean tersebut, ia juga harus mengeluarkan biaya operasional yang lebih besar.

"Kemacetan tahun ini lebih parah, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang tidak sampai berhari-hari seperti sekarang," kata Hapsari yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak dengan tujuan Bandar Lampung.

Ia berharap pihak Pelabuhan Merak dan juga pemerintah pusat segera mencarikan jalan keluar untuk mengatasi permasalahan kemacetan di Pelabuhan Merak. Kondisi tersebut bukan hanya sekali ini saja, tetapi beberapa waktu sebelumnya juga sudah sering terjadi.

"Pemerintah harus segera turun tangan, kalau seperti ini terus kami jadi tersiksa," kata Hapsari.

Harapan serupa disampaikan sopir lainnya Sartono. Sopir pengangkut kendaraan dari Jakarta tujuan Palembang tersebut berharap, pemerintah segera mengatasi masalah antrean tersebut karena kondisinya semakin parah.

"Ini tidak seperti biasanya, dulu kalaupun ada antrean tetapi tidak separah sekarang ini," katanya.

Pantauan dari gerbang tol Cilegon Barat, antrean ratusan kendaraan truk terjadi hingga Km 88 tol Tangerang-Merak atau sekitar 12 KM dari Pelabuhan Merak. Bahkan sejumlah kendaraan yang menuju gerbang tol Merak, tampak berbalik arah di jalur yang berlawanan karena khawatir terjebak antrean.

Sejumlah kendaraan lainnya juga harus mengantre keluar dari gerbang tol Cilegon Timur agar antrean di jalan tol tidak bertambah panjang. Kendaraan pribadi, bus dan sebagian truk tujuan Merak sebagian diarahkan untuk keluar gerbang tol Cilegon Timur dan melanjutkan perjalanan di luar jalan tol.

Menurut ASDP Merak, antrean kendaraan truk dari Pelabuhan Merak hingga jalan Tol Tangerang-Merak yang terjadi beberapa hari terakhir, disebabkan minimnya jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak atau hanya sekitar 20 kapal, karena sebagian kapal Ro-Ro sedang dalam perawatan.

(M045/I007)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga