Minggu, 26 Oktober 2014

Imam masjid al-Aqsa kunjungi Cielungsi

| 2.803 Views
id imam alaqsa, masjid alaqsa, palestina, palestina merdeka, pesantren al fatah
Jakarta (ANTARA Ndews) - Imam dan khotib Masjid Al Aqsa, Palestina, Syekh `Aly Al-Abbasy, Sabtu malam ini akan mengunjungi Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, untuk menyampaikan ceramah dalam Tabligh Akbar di Pesantren Al Fatah, Cileungsi.

Kunjungan Syekh `Aly Al-Abbasi ke Cileungsi dilakukan setelah Imam Masjid Al Aqsa ini mengikuti Konferensi Internasional Pembebasan al-Quds dan kemerdekaan Palestina di Bandung pada 4-5 Juli lalu, kata Juru Bicara Pesantren Al Fatah, Ali Farkhan, di Bogor, Sabtu.

Syekh `Aly Al-Abassy datang ke Cileungsi atas undangan pimpinan Pesantren Al-Fatah H. Muhyiddin Hamidy.  Dia akan disertai sejumlah tokoh terkemuka Palestina, termasuk Dr. Ribhi Halloum Hijazi, koordinator gerakan Global March to Jerusalem (GMJ).

Ali Farkhan menambahkan tabligh akbar akan dihadiri sedikitnya 12.000 orang dari berbagai penjuru Indonesia dan pesantren berkesempatan untuk mensosialisasi hasil-hasil konferensi di Bandung.

"Konferensi telah menunjuk beliau menjadi pemimpin upaya pembebasan Masjid Al Aqsa dan mendorong kemerdekaan Palestina lewat berbagai cara," kata Ali Farkhan yang juga dosen senior Pesantren Al Fatah.

Ia menambahkan Hamidy dihormati oleh para pemimpin Palestina karena pernah menerobos masuk Gaza melewati blokade Israel untuk mengunjungi Universitas Islam Gaza (UIG). Kini jaringan pondok pesantren Al-Fatah dan UIG telah terjalin kerja sama akademis.

Para pimpinan Palestina melihat tekad dan kesungguhan Hamidy dalam mengupayakan pembebasan Masjid Al-Aqsa dari cengkeraman Zionis Israel dan kemerdekaan Palestina sebagai sebuah negara berdaulat.

"Itu sebabnya mengapa Syekh Al-Abbasy bersedia ke Indonesia," katanya.

Pesantren Al-Fatah memiliki lebih dari 23 pondok pesantren di seluruh Indonesia, mulai Aceh, Lampung, Kalimantan Timur hingga Maluku Utara dan Maluku, sedangkan santrinya mencapai  30.000 orang. 
(E004/E011)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga