Ambon (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menerjunkan tim untuk meninjau dampak longsor di kawasan pegunungan Desa Negeri Lima, Pulau Ambon, yang terjadi Jumat (13/7).

"Saya telah menurunkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke Desa Negeri Lima untuk memastikan apa sesungguhnya yang terjadi sehingga dapat diputuskan upaya penanganannya," kata Pelaksana Harian (Plh) Bupati Maluku Tengah Abdul Rahman Sukur ketika dikonfirmasi Sabtu.

Tim BPBD ke Negeri Lima juga membawa bantuan tanggap darurat untuk disalurkan kepada warga yang mengungsi ke daerah aman dari ancaman tanah longsor.

"Jumlahnya nantinya disesuaikan dengan kebutuhan karena hingga Sabtu (14/7) pagi belum ada laporan resmi ke Pemkab Maluku Tengah. Meski demikian kami mengambil kebijakan untuk tetap membawa bantuan," katanya.

Sukur yang dilantik Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menjadi Plh Bupati Maluku Tengah pada Jumat (13/7) memprioritaskan penyaluran tanggap darurat disalurkan untuk warga yang mengungsi.

"Jumlah pengungsi nantinya juga dicatat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari terkait penyaluran bantuan baik berupa uang maupun material bangunan," katanya.

Kepala Badan Kesbangpol Setda Maluku Ibrahim Uluputty sebelumnya mengatakan, berdasarkan laporan warga, telah terjadi bencana longsor di Gunung Ulakhatu dan Baliwe pada Jumat (13/7) pagi, sekitar pukul 05.00 WIT.

"Dari laporan yang diterima, tidak menimbulkan korban jiwa. Namun material longsor telah menutup jalur Sungai Wae Ela sehingga mengakibatkan di bagian hulunya terbentuk `danau` seluas sekitar satu kilometer," katanya.

Sedangkan di bagian hilirnya, kata dia, menjadi kering sehingga membuat warga Desa Negeri Lima resah.

"Kekhawatiran dan keresahan ini beralasan, karena berdasarkan pengalaman peristiwa serupa di Dusun Mamua, Desa Negeri Lima, pada 2006 yang diawali oleh fenomena serupa," ujarnya.

Karena itu, menurut Uluputty, masyarakat khawatir jika "danau" tersebut secara tiba-tiba jebol, sehingga untuk mengantisipasinya warga harus mengungsi.

(L005)