Minggu, 21 Desember 2014

Al Wasl pilih Metsu gantikan Maradona

| 2.015 Views
id maradona, bruno metsu, al wasl
Al Wasl pilih Metsu gantikan Maradona
Bruno Metsu. (AFP/Jaafar KARIM)
"Sampai saat ini belum ada informasi apakah Maradona akan menghadiri acara itu atau tidak."
Dubai (ANTARA News/Reuters) - Mantan pelatih tim nasional Senegal dan Uni Emirat Arab (UEA), Bruno Metsu, menggantikan Maradona yang dipecat manajemen klub Al Wasl di Dubai. 

Maradona (51), pemain bintang dan mantan pelatih tim nasional Argentina, dipecat minggu lalu dengan masa kontrak yang masih tersisa satu tahun dari kontrak dua tahunnya, lantaran Al Wasl meraih piala pada musim lalu.

"Lebih lengkapnya akan dipaparkan dalam konferensi pers beberapa hari mendatang untuk memperkenalkan secara resmi pelatih Metsu sebagai kepala pelatih," kata pengurus klub dalam Twitter.

Di Twitter tercatat pula bahwa Metsu (58), yang warga negara Prancis, menandatangani masa kontrak dua tahun.

Maradona dipecat lantaran hanya membawa Al Wasl di posisi delapan dari 12 tim yang berlaga dalam kompetisi Liga Pro UEA, atau turun dua peringkat dari musim sebelumnya.

Klub juga gagal mengukir prestasi di dua kejuaraan lokal dan tidak masuk kualifikasi kompetisi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bulan depan.

Al Wasl lolos ke babak final Liga Juara Teluk, setelah menang 3-1 melawan klub asal Bahrain Al Muharraq pada pertandingan pertama, namun gagal meraih juara karena kalah pada pertandingan kandang dengan angka sama dengan dua pemain dikeluarkan selama pertandingan dan kalah dalam adu penalti.

Metsu membawa tim nasional Uni Emirat Arab juara pada turnamen Piala Teluk 2007 selama masa kontrak tiga tahun.

Selain itu, sebagai pelatih Senegal di Piala Dunia 2012 mampu membawa kesebelasannya mengalahkan Prancis 1-0 pada pertandingan pembuka, sehingga lolos di babak perempat final.

Metsu juga satu-satunya pelatih yang membawa UEA menang di kompetisi Liga Champions AFC begitu juga dengan klub Al Ain pada 2003.

Dia kehilangan pekerjaan setelah dipecat oleh klub asal Qatar Al Gharafa pada Maret 2012.

Setelah pemecatan Maradona, klub Al Wasl mengundang Maradona kembali ke UEA untuk upacara perpisahan. Hal ini "mencerminkan hubungan yang unik dan kuat" di antara klub dan mantan pelatihnya.

"Sampai saat ini belum ada informasi apakah Maradona akan menghadiri acara itu atau tidak, dan tidak ada informasi kedatangannya," kata juru bicara dan hubungan masyarakat perusahaan itu kepada Reuters.
(Uu.Galuh/A008/A023)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga