Minggu, 24 Agustus 2014

Sosok yang menyalakan api Olimpiade masih misteri

Sabtu, 21 Juli 2012 23:54 WIB | 3.596 Views
Sosok yang menyalakan api Olimpiade masih misteri
Ilustrasi. Putri Anne dari Inggris mengangkat obor Api Olimpiade disamping Spyros Kapralos, kepala Komite Olimpiade Yunani, saat upacara penyerahan api Olimpiade di stadion Panatheanic di Athena, Kamis (17/5). Yunani secara resmi menyerahkan api Olimpiade kepada delegasi London yang dipimpin Putri Anne pada hari Kamis di stadion yang menjadi tempat berlangsungnya Olimpiade pertama pada 1896. (FOTO ANTARA/REUTERS/John Kolesidis)
London (ANTARA News) - Misteri masih menyelimuti seputar identitas orang yang akan menyalakan api Olimpiade pada upacara pembukaan London 2012, di mana seorang pejabat tampil pada Sabtu malam dan menyatakan bahwa belum ada seorang pun yang ditunjuk untuk peran tersebut.

Berita-berita terkini menyatakan bahwa terjadi perselisihan antara Asosiasi Olimpiade Inggris (BOA) dan London 2012, perihal siapa sosok yang berhak menerima kehormatan itu.

Para mantan juara Olimpiade, Sir Steve Redgrave, Daley Thompson, dan Dame Kelly Holmes adalah sebagian di antara legenda olahraga Inggris, yang dihubung-hubungkan dengan peran itu, serta Sir Roger Bannister, pria pertama yang berlari di jarak satu mil (1,60934 kilometer) di bawah empat menit.

Ketua eksekutif BOA, Andy Hunt, menolak menyebutkan siapa sosok yang akan menjadi penyala api Olimpiade, namun ia berkata pada Sabtu, "Perdebatan masih berlangsung. Kami memiliki solusi yang disetujui bersama - solusi yang bagus akan segera dihasilkan."

"Kami masih mengadakan diskusi akhir."

Ketika ditanyai apakah terdapat ketidaksepakatan, ia menambahkan, "Ini semua sangat positif. Ini adalah topik besar."

"Keputusan antara kedua organisasi ini adalah (keputusan) bersama - ini adalah keputusan bersama antara LOCOG (Komite Organisasi London) dan BOA."

"Tentu saja komite upacara, yang dipimpin Danny Boyle dan tim upacara, akan memberi rekomendasi dan telah memberi sejumlah rekomendari, dan kami dapat memilih untuk mendukung atau tidak rekomendasi-rekomendasi itu. Itu adalah tindakan dialog."

(H-RF/A020)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca