Sabtu, 1 November 2014

wapres: 14 kementerian miliki program "pro job"

| 2.400 Views
id lpembukaan lapangan kerja, lowongan kerja, pro job, wapres, boediono
wapres: 14 kementerian miliki program
Boediono (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Kita harus meningkatkan upaya dari yang selama ini dilakukan. Mari kita rumuskan bagaimana pemerintah melakukan intervensi dan langkah-langkah proaktif untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja yang bisa dinikmati oleh mereka yang mencari kerja,"
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono mengidentifikasi ada 14 kementerian dan lembaga yang memiliki sejumlah program "pro job" yang harus dikoordinasi dan dirumuskan bersama untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kita harus meningkatkan upaya dari yang selama ini dilakukan. Mari kita rumuskan bagaimana pemerintah melakukan intervensi dan langkah-langkah proaktif untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja yang bisa dinikmati oleh mereka yang mencari kerja," kata Wapres Boediono saat memimpin Rapat Koordinasi Program penciptaan Lapangan Kerja di Kantor Wapres Jakarta, Selasa.

Hadir dalam rapat itu Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, serta Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jumhur Hidayat.

Ke-14 kementerian dan lembaga itu adalah: Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Kementerian Agama, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan Usaha Menengah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI).

Menghadapi ketidakpastian berbagai krisis yang membelit perekonomian dunia, kata Wapres, pemerintah mengambil berbagai langkah antisipasi yang mutakhir adalah menyiapkan berbagai rencana aksi untuk perluasan dan penciptaan lapangan kerja.

Menurutnya, penciptaan lapangan kerja tentu tidak lepas dari strategi utama Pemerintahan SBY-Boediono yang menetapkan tiga jalur "Pro Growth, Pro Poor, dan Pro Job".

"Kali ini, kita bersama-sama memfokuskan program, bagaimana meningkatkan lagi aspek Pro Job untuk meningkatkan kinerja ekonomi kita," kata Wapres Boediono.

Lebih jauh Wapres menjelaskan, penciptaan lapangan kerja memang tak bisa lepas dari dua strategi yang lain.

"Kita harus meningkatkan upaya dari yang selama ini kita lakukan. Mari kita rumuskan bagaimana pemerintah melakukan intervensi dan langkah-langkah proaktif untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja yang bisa dinikmati oleh mereka yang mencari kerja. Kita harus menciptakan lapangan kerja baru dan mempertemukan calon pekerja dengan industri yang membutuhkan tenaga," tutur Wapres.

Untuk 2012 Wapres mengharapkan ada perbaikan pelaksanaan program karena tidak mungkin merumuskan lagi program-program penciptaan lapangan kerja itu ke dalam tahap perencanaan.

"Sedangkan untuk 2013 saya mengharapkan ada perbaikan yang lebih mendasar dalam payung program masing-masing. Isinya bisa kita perbaiki. Ini akan dikaitkan dengan proses penyusunan RAPBN 2013 yang sedang berjalan. Oleh sebab itu saya minta Menteri Bappenas dan Menkeu bersama-sama mendorong program yang sudah kita sama-sama sepakati," kata Wapres.

Rapat Koordinasi ini menyepakati lima pilar utama program-program perluasan dan penciptaan lapangan kerja.

Kelima pilar itu adalah Perbaikan Layanan dan sistem Informasi Ketenagakerjaan, Peningkatan keterampilan dan kapasitas pekerja, Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta kewirausahaan, Peningkatan pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur berbasis komunitas, serta

Program darurat ketenagakerjaan bukanlah hal yang baru.

"Mari kita tinjau ulang program kerja kita masing-masing untuk mencapai hasil yang optimal di tiga pilar itu," kata Wapres.
(A025/E001)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga