Islamabad (ANTARA News) - Panglima militer Amerika Serikat di Afghanistan, Jenderal John Allen, akan ke Pakistan membicarakan peningkatan keamanan di sepanjang perbatasan Afghanistan dan Pakistan. Ini kunjungan perdana Allen ke Pakistan sejak Islamabad mengakhiri tujuh bulan blokade terhadap pasokan NATO.

Militer Pakistan mengatakan Allen akan berdialog dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Jendral Ashfaq Kayani, Kamis.

Para pejabat Amerika Serikat berulang kali menyerukan agar Pakistan melawan jaringan Haqqani, satu faksi gerilyawan terkait Al Qaeda dan loyal kepada Taliban Afghanistan. Para pemimpin mereka berpangkalan di perbatasan di sisi Pakistan.

Afghanistan dan Pakistan juga terkunci dalam kepahitan publik atas serangan-serangan di seberang perbatasan yang keropos dan sering tidak bertanda.

Pakistan mengatakan Taliban Pakistan yang setia kepada Maulana Fazlullah memanfaatkan persembunyian di Afghanistan untuk melanjutkan serangan di Pakistan baratlaut tiga tahun setelah ia melarikan diri dari serangan di Lembah Sway.

Afghanistan mengeluhkan penembakan lintas batas peluru artileri dan roket-roket dari Pakistan ke Provinsi Kunar, Afghanistan.

Kunjungan Allen terjadi setelah Pakistan dan Amerika Serikat, Selasa lalu, menandatangani kesepakatan yang mengizinkan konvoi NATO bepergian ke Afghanistan hingga akhir 2015, di luar jadwal penarikan sebagian besar pasukan NATO pada 2014.

Islamabad pada 3 Juli mencabut blokade terpanjang mengenai lalu lintas perang NATO di Afghanistan, setelah Washington secara terbuka meminta maaf atas kematian 24 tentara Pakistan yang tewas dalam serangan udara AS, November lalu.

Kunjungan Allen adalah tanda lebih lanjut dari upaya memperbaiki perpecahan aliansi perang terhadap teror dengan Pakistan, yang jatuh ke dalam krisis terburuk karena serangan November dan pembunuhan AS terhadap Osama bin Laden, di Abbotabad, Pakistan, pada 2011.

Kepala Badan Intelijen Pakistan, Letnan Jenderal Zaheer ul-Islam, saat ini juga berada di Amerika Serikat. Ia kepala Badan Intelijen Inter-Services pertama yang mengunjungi Washington dalam setahun terakhir.

(H-AK/M016)