Rabu, 22 Oktober 2014

Prancis kirim petugas kesehatan untuk bantu pengungsi Suriah

| 2.324 Views
id suriah, krisis suriah, perang di suriah, pengungsi suriah, bashar al-assad
Prancis kirim petugas kesehatan untuk bantu pengungsi Suriah
Bocah pengungsi Suriah menangis saat pemakaman lima pejuang Tentara Pembebasan Suriah yang tewas oleh pasukan keamanan Suriah dekat provinsi Idlib, di Yayladagi, provinsi Hatay dekat dengan perbatasan Suriah-Turki, Sabtu (4/8). (REUTERS/Umit Bektas)
Paris (ANTARA News) - Prancis akan segera mengirimkan dokter bedah dan petugas kesehatan militer ke perbatasan Jordania dan Suriah untuk membantu menangani arus pengungsi Suriah yang terus berdatangan, kata kantor Presiden Prancis Francois Hollande, Senin.

Keputusan untuk mengirimkan tim kesehatan itu dibuat atas persetujuan penuh pihak berwenang Jordania, kata kantor Hollande. Pihaknya juga menambahkan bahwa tim itu akan mulai membangun fasilitas kesehatannya pada akhir pekan ini.

"Para dokter dan dokter bedah militer, serta sejumlah (petugas) sipil, akan membantu menangani para korban dan pengungsi yang melarikan diri dari kawasan konflik di Suriah," kata pernyataan itu, seperti yang dilaporkan AFP.

Menteri Luar Negeri Laurent Fabius akan berkunjung ke Jordania pada 15 Agustus, kata komunike itu.

Ratusan ribu pengungsi Suriah telah berlindung di tempat-tempat penampungan di sejumlah negara tetangga Suriah, termasuk 120 ribu orang yang saat ini terdaftar di Badan PBB urusan Pengungsi.

Selain itu, satu juta orang atau lebih warga Suriah juga mengungsi di dalam negeri, kata kantor presiden itu.

Pernyataan itu mengatakan bahwa pengiriman para dokter militer itu sebagai langkah lanjutan kebijakan diplomatik untuk "mengakhiri aksi kekerasan" yang dilakukan oleh rezim Presiden Bashar al-Assad.

Koalisi oposisi utama Dewan Nasional Suriah pada Senin, mendesak para pendukungnya untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada jaringan aktivis lokal, seraya menambahkan bahwa bantuan seperti itu bisa juga dialihkan oleh rezim Bashar.

(G003)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga