Yogyakarta (ANTARA News) - Wahana baru berupa planetarium yang dimiliki tempat wisata edukasi Taman Pintar Yogyakarta akan diuji selama satu pekan Lebaran untuk mengetahui masukan dari masyarakat.

"Meskipun belum diluncurkan secara resmi, tetapi pengunjung sudah bisa menikmati wahana baru Planetarium yang ada di playground selama satu pekan saat libur Lebaran," kata Kepala Kantor Pengelola Taman Pintar Yogyakarta, Ita Rustanti, di Yogyakarta, Sabtu.

Selama masa uji satu pekan tersebut, Ita berharap, ada imbal balik atau masukan dari pengunjung, sehingga kekurangan-kekurangan yang ada di wahana baru tersebut bisa diperbaiki.

"Setelah dibuka selama satu pekan, planetarium tersebut akan ditutup sementara untuk perbaikan hingga peresmian dilakukan," ujarrnya.

Pengunjung yang ingin masuk ke Planetarium harus membeli tiket seharga Rp15.000 per orang. Masing-masing pengunjung bisa berada di dalam planetarium untuk melihat gugusan bintang dan galaksi selama sekitar 30 menit.

"Kapasitas kubah di planetarium ini hanya sekitar 50 orang. Jika pengunjung banyak, maka mereka harus mengantri masuk," katanya.

Ita menyebutkan, planetarium di Taman Pintar tersebut merupakan planetarium keempat di Indonesia, namun merupakan planetarium pertama yang menggunakan proyektor digital.

"Dengan proyektor digital ini, akan memudahkan pengelola untuk mengganti materi pelajaran tentang tata surya," ujarnya.

Mengenai rencana peresmian wahana baru tersebut, Ita berharap bisa melakukan setelah Lebaran atau pada September dengan mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh dan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti.

Ita berharap, dengan adanya planetarium di Yogyakarta tersebut, maka akan semakin memotivasi anak-anak untuk mengenal dan mempelajari sistem tata surya.

"Nantinya, wawasan pikiran mereka pun akan semakin terbuka dan mereka bisa memiliki cita-cita yang tinggi, misalnya saja menjadi astronot," ucapnya.

Untuk menghadapi libur Lebaran, Taman Pintar juga sudah melakukan sejumlah persiapan di antaranya melakukan perbaikan terhadap alat-alat peraga dan menambah pemandu.

"Hampir 70 persen dari alat peraga di Taman Pintar memiliki komponen elektronik sehingga harus segera dilakukan perbaikan apabila diketahui ada kerusakan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Taman Pintar juga menjaga ketersediaan bahan baku penunjang alat peraga seperti keperluan untuk membatik atau membuat gerabah.

"Jangan sampai kami kehabisan bahan baku saat ada pengunjung yang ingin membuat batik atau gerabah," ujarnya.

Saat hari "H" Lebaran, Taman Pintar akan buka mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB selanjutnya akan buka secara normal. (*)

(T.E013)

(U.E013/B/C004/C004) 17-08-2012 16:26:38