Minggu, 26 Oktober 2014

Neneng dibawa dari rutan KPK untuk salat Ied

| 3.055 Views
id Neneng Sri Wahyuni
Neneng dibawa dari rutan KPK untuk salat Ied
Neneng Sri Wahyuni saat menjalani pemeriksaan di KPK beberapa bulan lalu (ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Neneng Sri Wahyuni dibawa dari Rutan KPK untuk melaksanakan salat Idul Fitri di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) Tahun 2008 Neneng Sri Wahyuni dikawal beberapa petugas dari KPK di Rutan Pondok Bambu, Jakarta, Minggu, sekitar pukul 06.10 WIB.

Istri terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin itu mengenakan gamis abu-abu dan kerudung bernuansa hitam tidak menjawab satu pun pertanyaan wartawan di luar rutan.

Menurut salah seorang petugas yang mengawal Neneng, hanya istri Nazaruddin  itu yang dibawa untuk mengikuti salat di Rutan Pondok Bambu. Tahanan lainnya yaitu Angelina Sondakh telah dipindahkan terlebih dahulu ke rutan tersebut.

Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Jakabaring Mindo Rosalina Manulang telah memperoleh bebas bersyarat.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan para tahanan kasus korupsi yang ditahan di Rutan KPK melaksanakan Salat Idul Fitri di Rutan Klas IIA Pondok Bambu dan Lapas Klas I Cipinang.

"Tidak ada kesempatan bertemu keluarga di sana (Rutan Pondok Bambu dan Lapas Cipinang). Begitu selesai langsung balik ke Rutan KPK," ujar dia.

Keluarga hanya diizinkan menemui tahanan di Rutan KPK saja setelah mendapat izin dari Kepala Rutan KPK, tegas Johan Budi.

Beberapa tahanan dan terpidana kasus tindak pidana korupsi yang melaksanakan Shalat Idul Fitri di Rutan Pondok Bambu yang dilaksanakan pukul 7.00 WIB yakni Neneng Sri Wahyuni, Angelina Sondakh, dan Nunun Nurbaeti.

(V002)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga