Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan dana yang dihimpun dalam ICT Fund yang sumbernya berasal dari sejumlah perusahaan telekomunikasi dengan tujuan untuk membangun infrastruktur di kawasan Indonesia timur.

"Dana ini (ICT Fund) akan digunakan untuk pembangunan backbone serat optik Palapa Ring di kawasan Indonesia Timur," kata Sekjen Kemenkominfo, Basuki Yusuf Iskandar, dalam acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibitions (IICE) 2012 yang digelar di Jakarta, Kamis.

Menurut Basuki Yusuf Iskandar, ICT Fund tersebut merupakan semacam dana subsidi untuk operasional yang diberikan untuk membangun sarana telekomunikasi di daerah-daerah nonkomersial.

Ia mengemukakan, latar belakang ICT Fund tersebut antara lain adalah karena pemerintah menyadari adanya ketimpangan atau jurang pemisah antara kawasan timur dengan barat.

"Sampai sekitar tahun 2005, investasi backbone di wilayah timur bisa dikatakan kosong sama sekali, sementara di barat apalagi di Pulau Jawa terlalu sesak," katanya.

Untuk itu, ujar dia, pemerintah melakukan inisiatif dengan skema investasi terkait Palapa Ring untuk di kawasan timur dengan mengumpulkan sejumlah perusahaan.

Hal tersebut, menurut Basuki, juga dilakukan karena setelah belajar dari pengalaman sebelumnya yang membangun konsorsium tetapi tidak berhasil.

"Minggu ini Permen tentang ICT Fund segera bisa diumumkan," katanya.

Sekjen Kemenkominfo juga menuturkan, model bisnis dari skema ICT Fund untuk proyek Palapa Ring tersebut adalah melalui tender yang dilakukan dalam dua tahapan.

Ia memaparkan, tender pertama dilaksanakan terkait dengan konstruksi jaringan serat optik, sedangkan tender kedua dilakukan untuk menentukan operator jaringan dengan pola "joint partner".

(M040/A011 )