Senin, 22 Desember 2014

Zuckerberg janji tingkatkan harga saham Facebook

| 4.258 Views
id saham facebook, mark zuckerberg
Zuckerberg janji tingkatkan harga saham Facebook
CEO Facebook Mark Zuckerberg bergembira usai menyalakan bel pembukaan Nasdaq di Menlo Park, California, dalam arsip foto Jumat (18/5) dari foto handout milik Facebook. Investor menahan untuk debut Wall Street Facebook setelah jaringan sosial media nomor satu di dunia tersebut naik sekitar $16 juta dalam salah satu Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah AS. (REUTERS/Facebook/Handout)
New York (ANTARA News) - Saham Facebook naik hampir lima persen pada Rabu setelah salah satu pendirinya (co-founder) Mark Zuckerberg berjanji untuk tidak menjual sahamnya selama satu tahun lagi.

Setelah tenggelam ke tingkat terendah baru pada Selasa di 17,55 dolar AS - kurang dari separuh harga IPO pada Mei sebesar 38 dolar AS - Facebook "rebound" (berbalik naik) setelah sebuah laporan baru perusahaan ke Securities and Exchange Commission (SEC/Komisi Sekuritas dan Bursa AS sejenis Bapepam) mengatakan Zuckerberg tidak akan menjual beberapa dari 500 juta sahamnya, setidaknya untuk satu tahun lagi, lapor AFP.

Perusahaan ini juga mendapat bantuan karena broker Jefferies menilai saham Facebook untuk dibeli dan menentukan target harga 30 dolar AS untuk itu, mengutip skala dan daya tariknya bagi pemasar mengejar konsumen online.

Saham Facebook ditutup naik 4,8 persen menjadi 18,58 dolar AS.

Pasar sudah khawatir bahwa karyawan akan menjual beberapa dari 234 juta saham mereka ke pasar ketika masa pembatasan kepemilikan pasca-IPO pada mereka berakhir pada 29 Oktober.

Perusahaan dan penjamin emisinya di Wall Street telah datang di bawah hujan kritik yang menuduh mereka rakus menerbitkan saham lebih besar dari yang pasar bisa tangani, pada harga yang melambung, dalam debutnya di pasar yang diantisipasi secara hangat pada 18 Mei.

Perusahaan menghimpun 16 miliar dolar AS pada penjualan 421 juta saham, mendorong nilai kapitalisasi pasarnya menjadi 104 miliar dolar AS.

Tetapi harga sahamnya hampir tinggal di atas harga penerbitan pada hari pertamanya dan terus merosot dalam beberapa minggu sesudahnya, dengan banyak analis mempertanyakan kekuatan laba jangka panjang perusahaan itu.

Setelah periode lock-up pada pra-IPO investor berakhir pada awal Agustus, salah satu dari pendukung utama perusahaan, kapitalis ventura Peter Thiel, dilaporkan kepada SEC bahwa ia telah menjual 20,1 juta saham di perusahaan di sekitar 20 dolar AS per saham.

Itu menambah kekhawatiran investor, mendorong saham lebih rendah, dengan kapitalisasi pasar perusahaan jatuh di bawah 40 miliar dolar AS. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga