Jumat, 1 Agustus 2014

Pemerintah alihkan kuota subsidi minyak tanah ke premium

Kamis, 6 September 2012 10:55 WIB | 3.454 Views
Pemerintah alihkan kuota subsidi minyak tanah ke premium
Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Evita Legowo.(ANTARA/Yudhi Mahatma)
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah berencana mengalihkan kuota minyak tanah bersubsidi ke premium dan solar bersubsidi.

Menurut Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia, Evita Legowo di Jakarta, Kamis, mekanisme tersebut hanya dilakukan jika DPR belum memberikan persetujuan penambahan kuota bahan bakar (BBM) bersubsidi.

"Kami optimis DPR RI memberikan persetujuan tambahan kuota, sehingga tidak perlu pergeseran kuota. Kami akan bicara Senin (10/9) depan dengan DPR," katanya.

Pada prinsipnya, kata dia, pemerintah akan menjamin ketersediaan BBM bersubsidi untuk masyarakat.

Ia mengatakan, sampai sekarang konsumsi premium dan solar bersubsidi diperkirakan melebihi kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2012.

Sementara, konsumsi minyak tanah diproyeksikan lebih rendah dibandingkan kuota. "Dengan demikian, akan dilakukan pergeseran volume minyak tanah," ujarnya.

Pada rapat Senin (10/4), pemerintah akan mengajukan tambahan kuota BBM bersubsidi jenis premium dan solar sebesar empat juta kiloliter ke DPR RI.

Dengan tambahan kuota tersebut, maka total konsumsi BBM 2012 diperkirakan mencapai 44 juta kiloliter. Sementara, kuota BBM sesuai APBNP adalah 40 juta kiloliter.

Data PT Pertamina (Persero) menyebutkan, hingga 30 Agustus 2012, total penyaluran BBM bersubsidi mencapai 29,32 kiloliter dengan rincian premium 18,44 juta kiloliter, solar 10,06 juta kiloliter, dan minyak tanah 700 ribu kiloliter.

Pengamat energi dari Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria mempertanyakan selalu berlebihnya kuota BBM bersubsidi.

"Setiap tahun selalu jebol. Ini menunjukkan ketidakcermatan pemerintah yang disetujui juga oleh DPR, menghitung kuota BBM," katanya.

(K007)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga