Kebumen (ANTARA News) - Petani Desa Banjarejo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Kelompok Tani Makmur 2 panen kedelai varietas anjasmara di areal seluas satu hektare, dengan produktivitas sekitar 2,56 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen Pudjirahaju di Kebumen, Selasa, mengatakan, mereka mulai menanam kedelai varietas itu sejak 1 Juli 2012.

"Dari luas lahan yang ditanam seluas satu hektare, diperoleh hasil panen sebanyak 2,56 ton per hektare," katanya.

Panen raya secara simbolis dilakukan oleh Bupati Kebumen Buyar Winarso menggunakan mesin "sleser" milik petani setempat di areal budi daya kedelai itu di Desa Banjarejo, Kecamatan Kuwarasan, dengan dihadiri antara lain kalangan pejabat pemkab setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati Buyar Winarso mengharapkan petani tidak terburu-buru menjual hasil panen, akan tetapi bisa menitipkan hasil panenan mereka ke gudang pangan yang telah dibangun di Kecamatan Rowokele.

Mereka yang menitipkan panenan di gudang tersebut, katanya, akan mendapatkan "girik" yang bisa dijadikan agunan di bank.

"Tunggu sampai harga tinggi. Saya harap hasil panenan tidak buru-buru dijual," katanya.

Sebanyak 40 kelompok tani menjalani sekolah lapang tentang budi daya kedelai di Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, dengan luas areal sekitar empat ribu hektare dan produksi rata-rata 2,4 ton per hektare. Hasil itu, berada di atas target produksi kedelai Jateng yang 1,25 ton per hektare.

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Kebumen, target luas panenan komoditas kedelai di kawasan selatan Jateng itu pada 2012 mencapai 8.463 hektare dengan total produksi sekitar 11.357 ton.

Namun, berdasarkan kenyataan di lapangan, perkiraan panen raya kedelai di daerah itu pada 2012 akan mencapai 12.666 ton.
(M029/M008)