Damaskus (ANTARA News) - Tentara Suriah dan pasukan pemberontak utama, mengatakan, mereka akan melakukan gencatan senjata, Jumat, sejak hari raya Idul Adha 1433 Hijriah hingga beberapa hari ke depan.

Satu prakarsa perdamaian utusan perdamaian PBB dan Liga Arab, Lakhdar Brahimi, menyerukan untuk gencatan senjata selama liburan empat hari muslim Idul Adha mulai Jumat menandai akhir ibadah haji.
Prakarsa pekan ini didukung Dewan Keamanan PBB.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, mengatakan dunia sedang mengamati untuk memastikan kedua belah pihak tetap dengan komitmen mereka.

Amerika Serikat menyatakan harapan gencatan senjata akan dihormati.

"Apa yang kita berharap dan harapkan, mereka tidak akan hanya bicara gencatan senjata, tetapi bahwa mereka akan melakukan, dimulai dengan rezim," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Victoria Nuland.

(H-AK)