Kamis, 2 Oktober 2014

Tabrakan kereta di Tasikmalaya, 10 orang tewas

Minggu, 18 Maret 2012 13:29 WIB | 4.182 Views
Tabrakan kereta di Tasikmalaya, 10 orang tewas
Ilustrasi-Tabrakan KA (ANTARA-News/Grafis)
Tasikmalaya (ANTARA News) - Sebanyak 10 orang tewas dalam tabrakan Kereta Api Pasundan di perlintasan rel tanpa palang pintu Kelurahan Sukanagara, perbatasan Kecamatan Purbaratu-Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu sekitar pukul 09.35 WIB. 

Peristiwa tabrakan tersebut berawal ketika mobil Carry nomor polisi Z951W diduga mogok saat badan mobil masih berada di jalur rel kemudian datang Kereta Api Pasundan dari arah stasiun Tasikmalaya menuju Surabaya.

Mobil yang ditumpangi satu keluarga itu langsung terpental beberapa meter hingga berhenti di areal persawahan dengan kondisi mobil rusak berat.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian resort Kota Tasikmalaya, sepuluh korban tewas tersebut merupakan keluarga warga Perum Griya Setia Asri, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Berikut nama korban tewas tertabrak Kereta Api: Zaki laki-laki usia (6 bulan), Fadil laki-laki usia (6), Vina perempuan usian (5), Debi perempuan usia (9), Epul laki-laki usia (20), Aci alias Yedi laki-laki (35), Febi laki (18), Iin, perempuan (35), Uum perempuan (40), Kiki (23). 

Selain menimbukan korban jiwa, penumpang mobil tesebut ada yang selamat namun mengalami kritis sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tasikmalaya. Korban tersebut adalah: Reihan laki-laki (4), Setia perempuan (14), Yudi laki-laki (30) supir mobil, Yani perempuan (30). 

Salah seorang saudara korban, Yana, mengatakan mobil ditumpangi saudarnaya yang dikemudikan Yudi rencananya akan menjemput anak korban Aqual yang sekolah di Pondok Pesantren Cintapada untuk diajak berwisata mengisi hari libur akhir pekan.

"Katanya mau menjemput anaknya di pesantren, terus mau jalan-jalan," jelas Yana di RSUD Tasikmalaya.

Pihak kepolisan dari Polresta Tasikmalaya masih melakukan olah tempat kejadian perkara, berikut memeriksa kondisi bangkai mobil yang masih berada di lokasi kejadian.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga