Rabu, 3 September 2014

Garuda diminta buka penerbangan langsung ke India

Senin, 7 Mei 2012 15:07 WIB | 3.254 Views
Garuda diminta buka penerbangan langsung ke India
Pesawat Garuda Indonesia. (FOTO ANTARA/Reno Esnir)
Jakarta (ANTARA News) - PT Garuda Indonesia Tbk diminta mempercepat pembukaan penerbangan langsung ke India untuk menangkap peluang bisnis di antara kedua negara. Pasar India merupakan pasar penerbangan yang sangat besar dan bertumbuh signifikan.

"Jika Garuda tidak cepat membuka penerbangan langsung ke India, maka akan direbut maskapai negara lain," kata Duta Besar Indonesia untuk India, Andi M Ghalib, di Jakarta, Senin.

Negara lain yang memiliki hubungan bisnis sangat berkepentingan untuk membuka jalur penerbangan ke sana.

Ia menjelaskan, pemerintah India sendiri sudah memberikan izin Garuda Indonesia untuk membuka penerbangan langsung ke empat kota di India, yaitu New Delhi, Mumbai, Calcutta,dan Chennai.

"Garuda memberikan alasan masih menunggu pembelian pesawat baru terlebih dulu. Tapi ya, terserah saja, soalnya Philipina dan Brunai sudah mulai membuka jalur penerbangan ke India," katanya.

Sementara itu Konsul Kehormatan Indonesia untuk belahan Timur India, Mahesh K Saharia, mengatakan, selain untuk memperbesar kerja sama dagang dan investasi India, penerbangan langsung dari Indonesia ke India sekaligus dapat memperkenalkan Indonesia ke penduduk India.

Menurut data Badan Pusat Statistik jumlah wisatawan asal India pada 2011 mencapai sekitar 168.122 orang meningkat 15,8 persen dibanding tahun 2010 sebanyak 145.179 orang.

India menduduki peringkat kesembilan terbesar wisman ke Indonesia, setelah Singapura, Malaysia, China, Jepang, Korea, Inggris, Perancis.

Saharia menjelaskan, saat ini penduduk India mencapai sekitar 1,2 miliar jiwa, sebanyak 400 juta di antaranya masuk dalam kategori penduduk dengan penghasilan tinggi atau penduduk kaya.

"Ini peluang besar bagaimana pelancong dari India banyak datang ke Indonesia. Sekitar 1 persen saja penduduk kaya tersebut ke Indonesia maka jumlah turis India bisa mencapai sekitar 4 juta berkunjung ke Indonesia," ujar Mahesh.

Menurutnya, hubungan emosional antara India dan Indonesia sangat kuat yang didasari penyebaran agama Islam dan pedagang yang berasal dari Gujarat India.

"Sejak jaman dulu kala perdagangan India dan Indonesia sudah terjalin. Bahkan saat ini menurut data bahwa nilai perdagangan kedua negara ini sudah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS dan ditargetkan mencapai 45 miliar pada tahun 2015," kata Mahesh.

(R017)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca