Selasa, 21 Oktober 2014

Akankah Van Marwijk dipecat?

| 1.818 Views
id bert van marwijk, timnas belanda, belanda kalah dari portugal, piala eropa 2012, belanda tersingkir,
Akankah Van Marwijk dipecat?
Pelatih tim sepak bola nasional Belanda Bert van Marwijk tak mampu memenuhi janjinya untuk lolos ke perempat final Piala Eropa 2012 (REUTERS / Toby Melville)
Saya tak menolak, ini adalah kegagalan besar untuk tim kami
Jakarta (ANTARA News) - Penampilan tim oranye pada Piala Eropa musim panas ini meninggalkan tanda tanya besar, apakah Bert Van Marwijk masih akan dipasang menjadi pelatih Belanda.

"Saya tidak berpikir mengenai masa depan saya saat ini. Saya memang sibuk melakukan banyak hal, namun tidak untuk keadaan seperti saat ini," kata Van Marwijk.

 Pelatih Belanda Van Marwijk tak mampu memenuhi janjinya untuk lolos ke perempat final Piala Eropa 2012 setelah disikat Portugal di Stadion Metalist, Kharkiv, Senin dini hari.

Di awal perhelatan akbar sepakbola Eropa ini, Belanda termasuk salah satu tim yang diunggulkan. Sayang, nasib Belanda berakhir tragis, berada di posisi buncit grup neraka, Grup B.

Seperti dikutip dari Goal.com, setelah kalah dari Denmark dan Jerman, pada pertandingan terakhir grup, Belanda berhadapan dengan Portugal.

Ini adalah kesempatan terakhir bagi Belanda. Harapan tersebut kemudian pupus akibat dua gol dari striker Portugal Cristiano Ronaldo.

"Saya tak menolak, ini adalah kegagalan besar untuk tim kami. Dalam semua pertandingan kami bermain bagus di awal, namun kami tak mampu mempertahankannya," ungkap Van Marwijk.

Menurut Van Marwijk, timnya terlalu gampang memberikan kesempatan dan memberikan celah mencetak gol untuk tim lawan.

Ia mengakui pertandingan awal melawan Denmark adalah pertandingan penting. Setelah mereguk kekalahan pertama, tim Oranye pun tampil  kurang percaya diri.

Tak pernah ada yang menyangka Belanda akan terpuruk seperti ini. Bahkan sebelumnya Van Marwijk malah ingin mengulang kesuksesan tim asuhannya yang mampu mencapai laga final Piala Dunia 2010, namun pelatih berusia 60 tahun ini pun mengakui permainan mereka tak memenuhi standar.

"Saya tahu untuk mencapai perempat final tak mudah. Saya pernah berharap kami punya permainan seperti dua tahun lalu. Ketika Anda melihat tim kami, Anda tahu kami tak bisa bermain lebih baik. Kami memang patut disalahkan," katanya.
(Feb)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga