Houston (ANTARA News) - Polisi Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, sedang mencari seorang pria yang merusak lukisan sangat berharga dengan judul "Woman in a Red Armchair" karya Picasso di museum kesenian Menil Collection, Houston, demikian media lokal AS, Selasa (19/6).

Pria perusak itu terlihat di museum berkamera pengintai sedang menyemprotkan cat ke lukisan Pablo Picasso yang berada di satu ruangan di Menil Collection. Dia kemudian melarikan diri pekan lalu.

Menurut koran The Houston Chronicle, perbuatan itu juga terekam oleh kamera telepon seluler seorang saksi mata dan diunggah ke YouTube. Demikian diberitakan Xinhua yang dipantau ANTARA News di Jakarta, Rabu.

Pihak keamanan museum bergegas mendatangi karya seni yang terkena semprotan cat itu. Lukisan dengan semprotan cat yang hampir kering tersebut kemudian segera dibawa ke laboratorium konservasi museum untuk diperbaiki.

Proses perbaikan berjalan baik dan sebagian besar kerusakan telah dibetulkan, demikian pernyataan pejabat museum, Selasa.

Juru Bicara Kepolisian Houston, Victor Senties mengatakan tindak pengrusakan tersebut sedang diselidiki sebagai kasus kriminal.

Lukisan "Woman in a Red Armchair" adalah satu dari sembilan lukisan karya Picasso yang dimiliki Menil Collection.

(C003)