Sabtu, 25 Oktober 2014

NASA deteksi lahirnya badai tropis Debby

| 4.709 Views
id badai tropis debby, nasa, peringatan badai tropis, florida
NASA deteksi lahirnya badai tropis Debby
Gambar citra satelit Aqua milik NASA yang merekam lahirnya badai tropis Debby di dekat Sungai Mississippi pada 23 Juni 2012. (NASA)
Jakarta (ANTARA News) - Badan antariksa AS, NASA, melaporkan telah mendeteksi lahirnya badai tropis Debby sejak pekan lalu, melalui satelitnya Aqua.

Badai itu terbentuk dari daerah bertekanan rendah yang disebut Sistem 96L, sebelum kemudian menguat menjadi badai tropis pada 23 Juni 2012, kata NASA dalam laporan yang dipublikasikan di laman resminya, Senin.

Debby telah memutar angin terus menerus dengan sangat cepat, hingga kecepatan pusaran 50 mil per jam (mph). Dia lahir di satu lokasi yang berjarak sekitar 220 mil (355 km) tenggara mulut Sungai Mississippi.

Debby bergerak ke utara dengan kecepatan 6 mph (9 km per jam).

Dalam gambar inframerah yang diambil pada 23 Juni lalu melalui instrumen Atmospheric Infrared Sounder (AIRS) di satelit Aqua, curah hujan lebat dan badai terlihat di utara, timur, dan selatan dari pusat sirkulasi.

Hal itu, katanya, dapat memicu hujan deras, banjir bandang, dan tornado terisolasi di Florida akhir pekan ini.

Pada Minggu 24 Juni 2012, satelit NASA mendeteksi bahwa kecepatan putaran angin maksimum Debby mendekati 60 mph (95 km per jam) dan bergerak di 170 mil (270 km) tenggara mulut Sungai Mississippi.

Itu berarti sekitar 195 km sebelah barat daya Apalachicola, Florida. Debby melambat bergerak ke arah utara dengan kecepatan 2 mph (4 km per jam).

Pada Senin pagi, Debby hampir mencapai Teluk Meksiko dengan membawa hujan deras, gelombang badari, kekuatan angin badai tropis ke beberapa negara Teluk.

NASA memperingatkan mengenai apa yang mungkin terjadi pada hari ini meliputi, peringatan badai tropis untuk wilayah timur perbatasan Alabama-Florida hingga Sungai Suwannee, Florida.

Peringatan mengenai badai tropis itu juga berlaku untuk selatan Sungai Suwannee hingga Engelwood Florida.

(*)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga