Selasa, 29 Juli 2014

Klimatolog: perubahan iklim buat petani bingung

Sabtu, 30 Juni 2012 15:02 WIB | 7.686 Views
Klimatolog: perubahan iklim buat petani bingung
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Dedhez Anggara)
Bandarlampung (ANTARA News) - Klimatolog dari Universitas Lampung, Tumiar Katarina Manik mengatakan perubahan iklim yang terjadi saat ini membuat petani bingung untuk menentukan pola tanam.

"Iklim sekarang ini tidak seperti dulu. (Sebelumnya) pasti setiap enam bulan sekali musim kemarau dan hujan, hingga musim tanam dapat terpola dengan baik," ujarnya.

Namun, saat ini musim kemarau yang terjadi adalah kemarau basah dimana hujan masih turun. "Artinya, dalam sekali musim kemarau itu masih ada hujannya yang intensitasnya memang tidak sesering pada saat musim hujan," katanya.

Untuk itu, menurut dia, semestinya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak hanya memberi prediksi cuaca jangka pendek, tetapi prakiraan iklim jangka panjang yang dibutuhkan petani.

Ia mengharapkan petani mulai membangun komunikasi dengan para pakar terkait dengan waktu tanam yang mereka lakukan.

"Karena pada dasarnya, kami para pakar iklim, bisa menyinkronkan antara iklim dan kondisi lapangan pertanian," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya, BMKG Radin Intan II Wilayah Lampung memprediksikan pada Juli-Agustus merupakan puncak musim kemarau.

"Tekanan udara di khatulistiwa tinggi dari utara sampai tengah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Lampung, Nurhuda.

(ANT-316/D007)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga