Minggu, 21 September 2014

MAKKO terbitkan komik di internet

Selasa, 3 Juli 2012 22:47 WIB | 3.255 Views
MAKKO terbitkan komik di internet
Contoh dummy MAKKO GO (ANTARA NEWS/Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA News) - Makin banyak jalan bagi calon komikus Indonesia untuk menerbitkan karyanya kepada publik. Selain lewat penerbit konvensional, ada juga penerbit yang memanfaatkan teknologi internet, yaitu MAKKO.

Penerbit komik online yang dibentuk tahun lalu itu mengkhususkan diri memuat komik-komik karya anak negeri. Bila penerbit konvensional mencetak komik ke dalam bentuk kertas, pembaca yang ingin menikmati komik terbitan MAKKO bisa langsung membaca di laman resminya secara cuma-cuma.

"Gratis itu penting karena apresiasi masyarakat Indonesia terhadap komik lokal rendah. Begitu pula budget untuk membeli komik Indonesia dan luar negeri. Semurah-murahnya komik Indonesia, pasti akan beli komik luar negeri," kata Marketing Director MAKKO, Jozef Thenu.

Untuk membaca komik MAKKO, syaratnya hanyalah menjadi anggota situs tersebut. Integrasi dengan facebook dan twitter mempermudah pembaca sehingga tidak perlu membuang waktu mengisi biodata.


Majalah komik versi online


Menganut sistem serial, penerbit online yang bulan lalu tercatat punya 25.000 anggota itu bisa dibilang terbit setiap bulan. Menurut Jozef, sistem serial adalah sebuah tantangan di dunia perkomikan Indonesia.

"Komikus di sini belum terbiasa dengan sistem komik terbit per bulan. Makanya harus disiplin menyetor tiap bulan," ujar dia.

Sementara itu, Matto, ilustrator salah satu komik MAKKO yang berjudul "5 Menit Sebelum Tayang" menyatakan, dia justru lebih menyukai sistem majalah komik.

"Penghasilannya jelas, setiap bulan. Cuma bikin 24-30 halaman juga. Tapi ya harus konsisten, tiap bulan harus selesai," ungkap dia. Honor yang dibayarkan MAKKO pada komikus tergantung jumlah halaman.

Menurut Jozef, saat ini ada tujuh judul komik MAKKO yang terbit di hari berbeda-beda.

"Idealnya sih kami ingin punya 30 judul per bulan. Jadi setiap hari pembaca bisa membaca cerita baru setiap hari," kata Jozef.


Orisinil Indonesia


Mudah saja bila ingin mengirimkan karya agar diterbitkan di laman MAKKO. Namun, MAKKO punya standar tersendiri untuk memilih komik yang akan diterbitkan. 

"Komik di MAKKO semuanya cerita Indonesia, bahasa dan juga settingnya. Kami mementingkan cerita orisinil Indonesia," kata Jozef.

Selain cerita khas Indonesia, komik bertema profesi juga menjadi andalan MAKKO. Salah satunya adalah "5 Menit Sebelum Tayang" yang berkisah tentang kehidupan wartawan televisi. 

"Komik profesi itu selain bisa mengedukasi juga bisa menghibur," kata Jozef.

Walau memanfaatkan media online, cara kerja MAKKO tidak jauh berbeda dengan penerbit konvensional. Setiap komik yang diseleksi akan didiskusikan dengan pihak editorial sampai dianggap layak terbit.

"MAKKO memang bisa dibilang nyebelin karena ada editorial yang punya banyak permintaan, ganti ini itu, revisi sini situ. Tapi itu harus dilakukan biar industri komik Indonesia rapi," ungkap Jozef.

Bayou, komikus yang bekerjasama dengan MAKKO mengakui hal itu.

"Dengan MAKKO sempat rapat dari jam 6 sore sampai 12 malam ngomongin konsep, itu pun belum dapat cerita yang fix. Memang dari sana maunya benar-benar harus bagus dan menjual," kata dia.
 
Selain sebagai penerbit, MAKKO juga membantu promosi komik-komiknya. Hal itu dirasakan Jhosephine Tanuwidjaya yang komiknya mulai diterbitkan di MAKKO bulan ini.

"Di MAKKO banyak plus-plusnya. Kalau seniman belum tahu cara promosiin diri, MAKKO membantu. Saya juga dibantuin cari judul komik," kata Jho yang diundang MAKKO untuk hadir di Popcon Asia demi mempromosikan karyanya.

MAKKO sudah punya rencana merambah dunia penerbitan cetak dengan komik bernama MAKKO GO. Semua komik di laman resmi MAKKO yang jumlah halamannya sudah cukup untuk dijadikan komik akan diterbitkan.

"Sekarang kami sedang mencari gerai untuk jadi partnership ekslusif," kata Jozef menyebut nama gerai minimarket yang jadi tempat tongkrongan anak muda.

Agar jadi koleksi, MAKKO GO hanya akan dicetak terbatas dan didistribusikan di gerai tertentu.

(nan)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga