Markas PBB, New York (ANTARA News) - Perwakilan khusus Sekjen PBB untuk Irak, Martin Kobler, mengutuk keras serangan-serangan mematikan di Diwaniyah dan Karbala, Irak, pada Selasa, yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Juru bicara PBB Martin Nesirky, menyatakan, "Dalam satu pernyataan, Kobler mengatakan dia sangat sedih dengan serangan-serangan mengerikan terhadap penduduk sipil dan peziarah serta penderitaan yang terus diderita rakyat Irak."

Serangkaian serangan bom dan tembakan di Irak Selasa menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai 114 lainnya, dua hari menjelang ritual utama Syiah di kota suci Karbala, kata laporan itu.

Pemboman kembar Karbala terjadi saat ratusan ribu peziarah Syiah sudah mulai berbaris ke kota suci untuk memperingati kelahiran Imam Mahdi, yang terakhir dari 12 imam Syiah yang paling dihormati.

"Sekjen PBB, Ban Ki-moon menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas," kata Nesirky.

(H-AK)