Jakarta (ANTARA News) - Malaria adalah salah satu penyakit menular yang berbahaya. Hingga saat ini para ahli berupaya mengembangkan beraneka obat untuk menaklukkan penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Anopheles itu.

Adalah Quinine, salah satu obat malaria yang lazim dipakai sekarang. Ditemukan di Peru, quinine diambil dari tanaman Chinchona.

Bahan aktif yang diambil dari kulit pohon Chinchona itu terus dicari untuk pencegahan dan pengobatan malaria, demikian dituliskan laman ehow.

Quinine efektif membunuh gamet Plasmodium vivax dan Plasmodium malariae. Obat jenis ini juga sering dipakai untuk orang yang baru kembali dari daerah yang terpapar malaria secara endemik.

Selain itu, mengutip keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laman resminya, obat malaria juga menggunakan artemisinin, semacam obat kombinasi yang dikembangkan dari obat tradisional China untuk pasien dengan demam tinggi.

Sementara itu di Mali, masyarakat setempat menggunakan empat jenis tanaman herbal sebagai obat yang efektif melawan Plasmodium di daerah terpencil.

Senyawa antimalaria dari laut pun ditemukan para peneliti ketika tiga senyawa kalihinane dari spons Okinawa Jepang berhasil diisolasi.
(E012)