Rabu, 30 Juli 2014

Ikuti acara motivasi diri, 21 berakhir di rumah sakit

Minggu, 22 Juli 2012 09:46 WIB | 3.702 Views
California (ANTARA News) - 21 orang dirawat akibat luka bakar di kaki karena berjalan di batu bara panas selama seminar motivasi diri oleh Tony Robbins di San Jose, California..

Petugas pemadam merawat sedikitnya 21 orang akibat luka bakar di telapak kaki mereka, Kamis malam (19/7). Sebagian menderita luka bakar tingkat dua dan tiga, demikian laporan dari San Jose Mercury News. Tak seorang pun mengalami luka yang membahayakan jiwa.

Peristiwa itu terjadi di malam pertama seminar motivasi diri "Unleash the Power Within", acara empat hari Robbins yang dihadiri sebanyak 6.000 orang, kata Mercury News.

Robbins tak bisa di hubungi pada Sabtu melalui kontak medianya, demikian laporan Reuters.

Tapi di dalam pernyataan tertulis yang dilaporkan oleh Mercury News, Robbins Research International membela diri dengan menyebut kegiatan "jalan di api" adalah  bagian rutin seminar "Unleash".

"Kami telah dengan aman melakukan kegiatan ini selama lebih dari tiga dasawarsa, dan selalu di bawah pengawasan personel medis ... Kami terus bekerja sama dengan personel keadaan darurat dan pemadam setempat guna menjamin kegiatan ini selalu dilakukan dengan cara paling aman," katanya.

Berjalan di api disajikan di jejaring Robbins sebagai cara menaklukkan ketakutan dan "api lain di dalam hidup" dengan berjalan melintasi hamparan arang yang menyala.

Acara hari pertama berakhir Kamis malam san San Jose Convention Center. Setelah itu, para peserta menyeberangi jalan ke satu taman yang dilengkapi dengan 12 jalur arang menyala dengan ukuran panjang 10 kaki dan lebar 2,5 kaki, kata Mercury News.

Tidak jelas berapa orang yang ikut dalam kegiatan berjalan di api.

Robbins, yang dipandang sebagai salah seorang ahli motivasi diri yang paling berhasil di dunia selama hampir tiga dasawarsa, menyelenggarakan sejumlah seminar untuk memotivasi diri, buku dan rekaman, bimbingan kehidupan dan kegiatan memotivasi diri.

(C003)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga