Minggu, 21 September 2014

Sekjen ASEAN harapkan penjelasan dari Myanmar

Rabu, 25 Juli 2012 13:44 WIB | 4.180 Views
Sekjen ASEAN harapkan penjelasan dari Myanmar
Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan. (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan mengharapkan penjelasan secara menyeluruh dari Pemerintah Myanmar soal konflik berdarah antara muslim Rohingya dan etnis Rakhine di Myanmar.

"Saya berharap ada penjelasan dari pemerintah Myanmar karena ini merupakan isu yang kritis dan menjadi perhatian utama," kata Surin Pitsuwan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif pemerintah Myanmar untuk berdiri dan menjelaskan kepada ASEAN.

Konflik yang terjadi di negara bagian Rakhine itu berpotensi mengganggu harmonisasi negara-negara anggota ASEAN.

Agar tercipta Komunitas ASEAN pada 2015, maka konflik tersebut harus segera diselesaikan, kata Surin.

"Kami juga harus mencari dukungan (dari masyarakat internasional) untuk memahami isu tersebut secara menyeluruh," kata Surin.

ASEAN juga berupaya untuk mengumpulkan informasi dan data tentang konflik itu dari sejumlah pihak seperti Badan PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) serta negara-negara tetangga Myanmar.

"Saya berharap ini menjadi momentum yang tepat ke depan dan ASEAN sebagai instrumen yang tepat untuk mengatasinya," kata Surin yang menekankan adanya konsolidasi dan dialog di antara negara-negara anggota ASEAN untuk menyelesaikan masalah itu.

Status kewarganegaraan etnis Rohingya kini tidak jelas karena pemerintah Myanmar menganggap mereka sebagai imigran ilegal di negaranya.

Amnesti Internasional melaporkan bahwa kaum minoritas Rohingya menjadi sasaran utama ketika kerusuhan terjadi dan terus mengalami pelanggaran hak asasi manusia.

Kelompok hak asasi manusia itu juga mengatakan pasukan keamanan, termasuk polisi dan tentara, telah menahan ratusan orang Rohingya.

Status situasi darurat diberlakukan di Rakhine bulan Juni setelah terjadi bentrokan berdarah antara warga Buddha dan umat Islam.

Presiden Myanmar Thein Sein pada awal Juli mengeluarkan solusi yang mengatakan penyelesaian etnis di negara bagian Rakhine bisa dilakukan dengan mengirim Rohingya ke negara ketiga atau ke UNHCR.

(A059/S023)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga