Minggu, 21 Desember 2014

Kelompok muslim Rusia ditemukan setelah sedekade bersembunyi

| 4.979 Views
id muslim rusia, kelompok islam rusia, kelompok muslim rusia, kota kazan
Kelompok muslim Rusia ditemukan setelah sedekade bersembunyi
Kazan adalah ibu kota Republik Tatarstan di Rusia. (www.wikipedia.org)
Moskow (ANTARA New) - Sebanyak 70 anggota kelompok Islam yang selama hampir satu dekade tinggal dalam tempat persembunyian bawah tanah tanpa pemanas dan cahaya Matahari ditemukan di pinggiran Kota Kazan, Rusia.

Laporan media lokal Rusia yang dikutip Reuters menyebutkan, kelompok muslim itu juga meliputi sekitar 20 anak dan yang paling kecil baru berusia 18 bulan, juga ada anak perempuan berusia 17 tahun yang sedang hamil.

Beberapa diantara anak-anak itu lahir dalam persembunyian bawah tanah dan tidak pernah melihat cahaya Matahari sampai jaksa menemukan tempat tinggal mereka pada 1 Agustus lalu dan mengirim mereka untuk mendapat pemeriksaan kesehatan.

Menurut laporan stasiun televisi pemerintah Vesti, kelompok yang dikenal sebagai "Fayzarahmanist" itu berdiri setelah pengurusnya yang berusia 83 tahun, Fayzrahman Satarov, mendeklarasikan diri sebagai nabi dan rumahnya sebagai negara Islam independen.

Satarov digambarkan sebagai mantan ulama Islam Sunni tahun 1970-an. Pengikutnya didorong membaca manuskripnya dan kebanyakan dilarang meninggalkan tempat persembunyian bawah tanah di dasar gedung delapan lantai mereka.

Jaksa membuka penyelidikan kasus kriminal pada kelompok itu dan menyatakan akan membubarkan kelompok kalau tetap melakukan kegiatan ilegal seperti mencegah anggotanya mencari bantuan medis atau pendidikan.

Sampai sekarang pihak berwajib belum melakukan penangkapan meskipun polisi mencurigai adanya tindak kekerasan pada anak.

Pengadilan selanjutnya akan memutuskan apakah anak-anak diizinkan tetap tinggal dengan orang tua mereka.

Kazan yang berada sekitar 800 kilometer di timur Moskow merupakan wilayah Tatarstan yang mayoritas berpenduduk Muslim.

(*)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga