Sabtu, 20 September 2014

Inilah cara alami menunda menopause

Rabu, 26 September 2012 17:31 WIB | 6.696 Views
Jakarta (ANTARA News) - Menopause merupakan fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita. Namun, sejumlah besar perempuan mulai mengalami menopause sangat awal, atau pada usia menjelang 40 tahun.

Menopause dini memiliki banyak efek samping pada kesehatan Anda, karena ini juga merupakan akhir kehidupan reproduksi Anda. Namun ada cara alami untuk menunda terjadinya masa menopause.

Sebagaimana dilansir dari Boldsky, cara pertama untuk menunda menopause adalah dengan berolahraga secara teratur. Sebagian besar kasus menopause awal terjadi karena masa ovulasi yang tidak tepat. Masalah pada ovulasi biasanya terjadi bila Anda memiliki tubuh yang tidak sehat.

Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh Anda supaya terhindar dari racun, yang dapat mempercepat proses penuaan.

Bila Anda adalah seorang perokok sebaiknya Anda mulai berhenti merokok. Merokok dapat menghambat sirkulasi darah dalam tubuh, termasuk darah yang mengalir ke rahim dan ovarium Anda. Bila darah tidak mengalir dengan lancar ke rahim dan ovarium, maka menstruasi Anda pasti akan terganggu.

Cara alami ketiga adalah dengan banyak mengkonsumsi antioksidan, agar Anda terhindar dari penuaan dini. Cobalah untuk banyak mengkonsumsi buah, minyak zaitun, brokoli, paprika, makanan kaya akan antioksidan lain, supaya dapat mengusir racun dari tubuh Anda dan menunda tanda-tanda penuaan.

Cara terakhir adalah banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen, tepat sebelum memasuki masa menopause. Karena pada masa tersebut, kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita telah menurun.

Jadi jika tubuh Anda tidak memproduksi estrogen yang cukup, Anda harus mendorong produksi estrogen melalui makanan yang kaya akan fitoestrogen. Produk kedelai dan biji-bijian seperti gandum dan gandum hitam, merupakan sumber fitoestrogen yang terbaik.

Jika Anda dapat mempertahankan gaya hidup sehat yang sudah Anda jalani, maka Anda akan tidak perlu untuk menunda menopause.
(M048)

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca