Palembang (ANTARA News) - Peternak dari berbagai daerah Sumatera Selatan mulai menawarkan hewan kurban kepada warga Kota Palembang, meskipun Idul Adha masih beberapa pekan lagi.

Pantauan ANTARA di sejumlah permukiman penduduk Palembang, Rabu, peternak secara langsung menawarkan hewan kurban (sapi dan kambing) kepada calon pembeli ke rumah-rumah penduduk yang dinilainya mampu berkurban.

Salah seorang peternak Ardiansyah mengatakan, penjualan hewan kurban dengan cara menawarkan langsung kepada calon pembeli untuk mendapatkan keuntungan maksimal, dan membantu warga kota yang memiliki kesibukan tinggi.

Selama ini penjualan dilakukan menggunakan kaki tangan yang membuka kios penjualan hewan kurban di sejumlah tempat di Palembang, namun tahun ini dicoba memasarkan secara langsung, kata dia.

Menurut dia, bagi masyarakat yang tertarik membeli hewan kurban, bisa dipercayakan dengannya memilih hewan sehat dan layak untuk dikurbankan atau mengunjungi tempat ternaknya di Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin atau sekitar 60 menit dari Kota Palembang.

Hewan kurban dijual dengan harga bervariasi tergatung ukuran dan beratnya, untuk kambing dengan harga paling rendah Rp1,2 juta per ekor sedangkan sapi paling murah Rp8,5 juta per ekor.

Harga jual hewan kurban tersebut sudah termasuk ongkos pengiriman sampai di lokasi kegiatan pemotongan dalam Kota Palembang, sesuai dengan keinginan pembeli, kata dia.

Sementara salah seorang pembeli hewan kurban Afandi mengatakan, penawaran peternak cukup menarik karena hewan yang dijual merupakan peliharaannya langsung, sehingga kesehatannya terjamin serta harganya relatif lebih murah.

Selain itu tidak perlu repot meluangkan waktu untuk keliling mencari hewan kurban yang akan dipotong pada Idul Adha 1433 Hijriah jatuh pada 26 Oktober nanti, katanya.

(Y009/M033)