Sabtu, 23 Agustus 2014

Sejumlah perusahaan ditemukan buang limbah ke Citarum

Senin, 15 Oktober 2012 18:35 WIB | 3.401 Views
Sejumlah perusahaan ditemukan buang limbah ke Citarum
ILustrasi - Pencemaran Sungai. (FOTO ANTARA)
Karawang (ANTARA News) - Bupati Karawang Ade Swara bersama Tim Pengendali Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat melakukan pemantauan kondisi Sungai Citarum, Senin, menemukan beberapa perusahaan yang diduga langsung membuang limbah cair ke sungai Citarum.

Dugaan tersebut muncul karena di beberapa titik pembuangan limbah cair tersebut, kondisi air sungai Citarum terlihat berubah menjadi kuning pekat dan kental.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Karawang, Dadan Sugardan mengatakan, Tim Pengendali Kualitas Lingkungan Hidup memasukkan air yang berwarna kuning pekat dan kental itu ke dalam botol, sebagai contoh.

Menurut dia, air sungai Citarum yang diduga tercemar limbah cair pabrik itu nantinya akan diuji laboratorium, untuk mengetahui kandungan pada air sungai yang telah berubah warna menjadi kuning pekat dan kental tersebut.

Ia juga mengaku akan mendatangi perusahaan-perusahaan yang berlokasi dekat dengan sungai Citarum, serta mengoptimalkan sosialisasi ke perusahaan bersangkutan terkait mekanisme penanganan limbah cair yang baik.

"Mulai Selasa esok (16/10), kami bersama Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), Bagian Hukum setempat dan pihak terkait lainnya akan melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan yang berlokasi di dekat sungai Citarum," kata dia.

Bupati Karawang bersama Tim Pengendali Kualitas Lingkungan Hidup Karawang melakukan penyisiran sungai Citarum menggunakan tiga perahu karet mulai dari Walahar sampai aliran sungai Citarum bawah jembatan Tol Karawang Timur, Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari. Penyisiran sungai Citarum itu dilakukan selama dua sampai tiga jam.

Pemantauan itu dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait kualitas sungai Citarum yang tercemar limbah cair perusahaan.

 (KR-MAK)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga